Pulau Tamang Dinilai Simpan Potensi Wisata yang Menjanjikan

Pulau Tamang yang masuk dalam wilayah Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara yang menjanjikan sebagai objek wisata andalan. (foto-antaranews)

Madina, KoranSN

Pulau Tamang yang masuk dalam wilayah Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, merupakan salah satu tempat wisata yang sangat menjanjikan apabila dikelola dengan baik.

“Kami menyampaikan di desa yang berpenduduk 89 Kepala Keluarga (KK) itu terdapat beberapa pesona wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi, di antaranya adalah pantai, mercusuar, dan pesona bawah laut lobster,” kata Camat Kecamatan Batahan, Irsyal Pariadi S, Kamis (19/9/2019).

Ia mengatakan Pulau Tamang, selain pasir pantainya yang indah, juga memiliki pesona bawah laut yang indah,” katanya.

Baca Juga :   Dispar Malut Bahas Persiapan Napak Tilas Magelhaens

Dengan potensi alam Pulau Tamang tersebut, Irsyal mengharapkan kepada pemerintah daerah maupun pusat membantu pengembangan wisata di pulau tersebut, termasuk memberi pelatihan kepariwisataan kepada warga.

Sejak tahun 70-an Pulau Tamang sudah terkenal dengan penghasil cengkeh. Sayangnya, kata dia, pantai di pulau itu belum dijamah oleh industri pariwisata sehingga belum berkembang pesat.

Saat ini Pulau Tamang yang memiliki luas 166,6 hektare itu banyak dikunjungi wisatawan lokal, terutama pada hari-hari libur.

Untuk menjangkau Pulau Tamang, bisa melalui Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muara Batahan dan membutuhkan waktu sekitar setengah jam dengan menaiki perahu.

Baca Juga :   Sejumlah Obyek Wisata di Riau Kembali Buka

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Mandailing Natal, Natalina SP menyebutkan Pulau Tamang merupakan salah satu tempat wisata yang menjadi perhatian instansinya untuk dikembangkan.

“Pulau Tamang tempat wisata yang menjanjikan di Mandailing Natal apalagi lokasinya sangat berdekatan dengan Pelabuhan Palimbungan Ketek,” katanya.

Untuk itu Dinas Pariwisata Mandailing Natal akan terus berupaya untuk melakukan pengembangan terhadap destinasi wisata itu. (Antara/ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Kawasan Pelabuhan Nusantara Terpadu Dibangun di Bekasi

Cikarang, KoranSN Kawasan Pelabuhan Nusantara Terpadu (KPNT) berikut pengembangannya segera dibangun di PPI Paljaya, Desa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.