Home / Gema Sriwijaya / Puluhan “Turis” Tanam Pohon di Kayuagung

Puluhan “Turis” Tanam Pohon di Kayuagung


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
MENANAM – Salah satu delegasi menanam pohon di Sepucuk Kayuagung. (foto-maniso/koransn.com)

Kayuagung, koranSN

The 1st Asia Bonn Challenge High Level Roundtable telah  diselenggarakan kemarin,  Kabupaten OKI dan Provinsi Sumsel menjadi tuan rumah pusat kunjungan puluhan delegasi Bonn Chalenge yang melakukan  penanaman pohon.

Para delegasi yang justru mirip turis itu menanam di lokasi Bonn Chalenge yakni Demplot Restorasi Lahan Gambut di kawasan Jalan Sepucuk Kelurahan Kedaton Kayuagung tersebut. Mereka juga dihidangkan makanan khas OKI maupun Sumsel.

Bupati OKI H Iskandar SE dan Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH juga mendampingi delegasi menanam pohon. “Kami juga menyiapkan hidangan khas Kabupaten OKI untuk dinikmati dan dirasakan para tamu undangan dari negara lain yaitu Ikan Seluang goreng dan pindang patin,”ujar Bupati.

Baca Juga :   Jembatan Ponton Penghubung Ulumusi-Paiker Empat Lawang Putus

“Tamu tamu itu juga dikenalkan aplikasi tanaman pohon seeforest,”tambahnya. Demplot Restorasi Lahan Gambut di Kawasan Jalan Sepucuk merupakan hasil kerja sama Badan Litbang LHK Palembang dengan International Tropical Timber Organizer (ITTO) dan Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel dan Kabupaten OKI.

Kepala Badan Litbang LHK Palembang Ir Tabrani MM didampingi Peneliti Silvikultur Balai Litbang LHK Palembang Ir Bastoni MSi menjelaskan, lokasi yang ditanami kemarin memiliki luas 20 ha. Sebelumnya, kawasan tersebut merupakan hutan produksi tetap (HPL) eks kebakaran sejak tahun 2006.

Baca Juga :   8 Sumur Warga Diduga Tercemar Limbah Minyak

Terjadi suksesi alami yang terbentuk yang terdiri dari pakis dan rumput rawa. Barulah pada tahun 2010 mulai dilakukan persiapan lahan dan menanam dua jenis pohon yakni Ramim dan Jelutung. Selanjutnya pada tahun 2012, pepohononan mulai tumbuh ditambah penanaman jenis lainnya hingga saat ini.

“Kita akan menunjukan bahwa di areal gambut bekas terbakar bisa direstorasi bila dilakukan. Yakni dengan perlakuan silvikultur khusus,”ungkap Ir Bastoni. Saat kunjungan, delegasi Bonn Challenge diajak menanam 100 bibit pohon lokal di lokasi tersebut. Hal tersebut menjadi momen monumental karena bibit-bibit yang ditanam akan diadopsi oleh masing-masing delegasi. (iso)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Avatar

Lihat Juga

Enam Cabor Tradisional Bakal Meriahkan Peda KTNA XIII di Muba

Sekayu, KoranSN Pelaksanaan Pekan Daerah (Peda) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-13 Provinsi Sumatera Selatan …