Selasa , Januari 22 2019
Home / Gema Sriwijaya / Ratusan Honorer K2 Ikuti Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan

Ratusan Honorer K2 Ikuti Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan

Ratusan honorer K2 mengikuti pembinaan di SMPN 1 Rupit Kecamatan Rupit. (foto-sunardi/koransn.com)

Muratara, KoranSN

Ratusan honorer kategori dua (K2) menghadiri pembinaan guru dan tenaga kependidikan guna jangan sampai salah informasi dan harus satu jalan dengan Badan Kepegawaian dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) dan Dinas Pendidikan (disdik) baik masalah data maupun masalah Administrasi. Acara berlangsung di SMPN 1 Rupit Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara, Rabu (14/2/2018)

Pengurus Forum K2 Muratara Kailwati mengatakan pembinaan Honorer Kategori dua (K2) baik dari guru maupun tenaga medis bermaksud jangan sampai salah informasi harus satu jalan dengan BKP-SDM dan Disdik, baik masalah data maupun masalah Administrasi. Karna ada kabar atau isu untuk pengangkatan dari jalur Hnorer takut nanti dimanfaatkan oknum yang tidak bertanggung jawab dan menjadi korban.

“Alhamdulillah tanggal 24 Januari lalu ada RDP, di pusat duduk bareng antara Menhumkam, Menpan, dan Bagian Keuangan. Mereka itu sudah menyetujui revisi undang-undang ASN agar dikeluarkan undang-undang untuk pengangkatan K2 sebab umur honorer K2 ada yang diatas 35 tahun, otomatis lewat jalur umum tidak bisa, jadi harus ada undang-undangnya sendiri,” jelasnya.

Baca Juga :   Apriadi Rombak Kabinet Pemkab PALI

Untuk jumlah K2 Lanjut Kailawati, pada masa pak Ridwan Mukti (Bupati Musi Rawas red) kemarin, pelimpahan datanya sebanyak 237 orang.

“Ternyata anggota K2 kami itu ada yang tidak terdata sebanyak 2 orang. Kemarin sudah kita cek di BKD Musi Rawas, nama mereka itu ada disana, jadi jumlahnya sekarang 239 orang,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dari 239 orang itu ada tenaga kesehatan, teknis, dan tenaga kependidikan. Namun yang paling banyak dari guru. “Dari 239 orang ini ada yang sudah tidak aktif lagi, 1 orang meninggal dan 4 orang mengundurkan diri,” jelasnya.

Pihaknya berharap agar revisi undang-undang itu sudah disetujui untuk pembahasannya, baik dari segi hukum maupun aturan teknisnya. “Mudah-mudahan harapan kami selama ini tahun 2018 ada titik terangnya untuk K2 untuk diangkat menjadi CPNS,” harapnya.

Baca Juga :   Perpres 82 Tahun 2018 Sempurnakan Payung Hukum JKN-KIS

Terpisah,Kepala Bidang (Kabid) pengembangan Diklat pada BKP-SDM Muratara Ahmad Riva’i menjelaskan kalau secara resmi dari Kemenpan belum ada petunjuk resmi.“Dalam rapat itu harus merubah dulu salah satu pasal didalam Undang-undang ASN, sampai sekarang perubahan itu belum ada,” terangnya.

Lanjut A. Riva’i, untuk data K2,hanya forum itulah yang mengecek dilapangan, kalau mereka ada yang sudah tidak aktif lagi, pihaknya juga tidak tahu. Dan nanti pihaknya akan turun kelapangan untuk mengecek kebenarannya. “Kita menghimbau dengan kawan-kawan K2 agar sabar menunggu berita resmi dari pemerintah dalam hal ini Kemenpan,” pungkasnya. (snd)

Hotel Grand Inna Palembang Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Wako Pagaralam Jadikan Mobil Jadul Truntung Sebagai Mobdin

Pagaralam, KoranSN Walikota (Wako) Pagaralam, Alpian Maskoni SH ingin mengenang masa lalu sering naik mobil ...