Selasa , Oktober 23 2018
Home / Gema Sriwijaya / Banyuasin / Ratusan Pekerja Borong PTPN VII Kepung Kantor PTPN VII

Ratusan Pekerja Borong PTPN VII Kepung Kantor PTPN VII

Tampak pekerja borong saat mendatangi Kantor PTPN VII. (foto-siryanto/koransn.com)

Banyuasin, KoranSN

Ratusan pekerja kontrak borong panen, Selasa (25/9/2018) mengepung kantor PTPN VII di Kecamatan Betung. Mereka menagih gaji dua bulan terakhir yang belum dibayarkan oleh pihak perusahaan tanpa kejelasan.

Ratusan pekerja datang spontan menggunakan toa dan kendaraan roda dua menuju perkantoran Mejener sektar pukul 09.00 wib.

Amril salah satu pekerja mengatakan, sudah dua bulan terakhir belum terima gaji. Karena itu pekerja ingin menyampaikan aspirasi secara langsung dih alaman kantor perusahan ber plat merah ini.

“Kami datang hari ini bersama-sama dengan rekan-rekan pekerja pemborong panen tidak lain untuk menanyakan upah kami selama dua bulan ini belum dibayarkan, sedangkan anak istri kami butuh hidup artinya perlu makan, kalau upah kami tidak dibayarkan sampai dua bulan ini, selain utang kami menumpuk diwarung, bisa-bisa anak istri kami mati secara berlahan-lahan karena kelaparan,” ungkapnya.

Rata-rata pekerja borong panen, untuk makan sehari-harinya berutang di warung, karena sudah 2 bulan ini masih ada tanda-tanda akan gajian, jadi utang makin menumpuk dan mirisnya pemilik warung tidak lagi boleh memberi kas bon.

Baca Juga :   Sopir Dirampok, Uang Rp 70 Juta Melayang

“Kedatangan kami ini mewakili rekan-rekan pekerja borong lainya yang jumlahnya dari Afdeling 1-8 untuk unit Betung Kerawo (Beka) ini saja ada 250 an pekerja borong panen. Ini hanya perwakilannya saja dan kami minta jawaban dari Menejer secara langsung tidak melalui perwakilan bicara di dalam ruangan,” ujarnya.

“Kami minta supaya gajinya dibayar dan minta pihak pimpinan perusahaan menemui kami jangan perwakilan yang diajak bincang di ruangan, supaya kami tidak saling salah paham dengan sesama pekerja borong,” kata Amril.

“Hitungan kami upah yang belum dibayarkan itu dari tanggal 15 Juli hingga 15 Agustus dan untuk 15 Agustus hingga 15 September 2018 dan biasanya sebelumnya upah itu kami terima setiap tanggal 5 atau paling lambat tanggal 10 setiap bulanya,” ujarnya lagi.

Baca Juga :   Giliran Desa Karang Agung Terendam Banjir

Amril mengaku, perusahaan tempatnya bekerja ini terasa mulai tersendat pembayaran upahnya sejak 5 tahun terakhir. “Sebelumnya jadwal gajian itu tepat waktu, namun sekarang kami menerima bukan tanggal 1-5 tiap bulanya, tetapi terakhir sudah tanggal 2 bulan masih juga belum gajian,” tukasnya.

Sementara menejer PTPN VII Burhanuddin membenarkan kalau ada pekerja yang belum menerima upah. Para pekerja itu sebagai pekerja borong panen untuk satu bulan Agustus saja.

Terlambatnya pembayaran kepada para pekerja itu, dikarenakan belum ada droping dana dari kantor pusat, maka perusahaan ini berusaha mencari solusi dengan mengajukan pinjaman dan sekarang dalam proses.

“Mudah-mudahan dalam waktu yang secepatnya upah pekerja itu segera dibayarkan dan pihak koperasi prima sebenarnya yang bertanggungjawab masalah upah ratusan pekerja borong panen tersebut,” pungkasnya. (sir)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

HSN ke-3, Empat Lawang Peringati Hari Santri di Tingkat Kecamatan

Empat Lawang, KoranSN Penetapan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional (HSN) ini disahkan oleh ...

error: Content is protected !!