Rekonstruksi Pembunuhan Driver Taksol di Gandus Ricuh

Keluarga korban emosi melihat tersangka. (foto-dedy/koransn)

Palembang, KoranSN

Rekonstruksi kasus perampokan dan pembunuhan driver taksi online (Taksol), yakni korban Ruslan Sani (43), warga RSSC Komplek Griya Harapan Kecamatan Sako Palembang yang digelar di Polrestabes Palembang, Selasa (4/2/2020) diwarnai kericuhan.

Pasalnya, saat adegan rekonstruksi diperankan oleh kedua tersangka yaitu tersangka Abib Samudra alias Iwan (36), warga Jalan KH Azhari Lorong Amal Kelurahan 11 Ulu Palembang dan tersangka Sulaiman (37), warga Jalan Untung Suropati Kota Jambi. Pihak keluarga korban yang ada di lokasi emosi dan langsung memukuli kedua tersangka.

Kericuan tersebut berlangsung tidak lama, sebab petugas kepolisian yang berada di lokasi dengan sigap langsung mengamankan kedua tersangka dan menenangkan emosi dari para keluarga korban, sehingga rekonstruksi kembali digelar.

Dalam rekonstruksi tersebut terungkap, jika saat di TKP yakni di kawasan Perumahan Griya Asri Kelurahan Pulokerto Gandus Palembang, korban yang saat itu terluka parah usai dijerat lehernya dengan tali tambang dan tubuhnya ditikam kedua tersangka dengan pisau sempat melakukan perlawanan, dan berusaha membuka pintu mobil yang dikendarai oleh korban.

Dalam perlawanan tersebut akhirnya korban berhasil membuka pintu mobil dan langsung meminta tolong ke warga sekitar. Tampak dalam adegan rekonstruksi, warga yang awalnya tidak tahu jika mobil yang digunakan kedua tersangka merupakan milik korban yang dirampok, langsung menghadang lalu mengepung mobil tersebut. Setelah itu warga beramai-ramai memukuli mobil dengan kayu.

Baca Juga :   Ngaku Diperintah Bupati Muba, Syamsudin Fei & Faisyar Minta Keringanan Hukuman

Disaat terkepung warga inilah akhinya kedua tersangka tertangkap oleh warga, dan pihak kepolisian yang mendatangi lokasi kejadian.

Kanit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Palembang, Iptu Marinus Ginting mengatakan, ada 33 adegan yang digelar pihaknya dalam rekonstruksi kasus perampokan dan pembunuhan driver taksi online, yakni korban Ruslan Sani.

“Walaupun rekonstruksi sempat terjadi kericuhan namun akhirnya berjalan dengan lancar. Rekonstruksi ini kami gelar di Polrestabes Palembang bukan di TKP berujuan untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan terjadi,” ungkapnya.

Masih dikatakannya, rekonstruksi digelar juga untuk melengkapi berkas perkara kedua tersangka yang dalam waktu dekat segera dilimpahkan oleh pihaknya ke kejaksaan.

“Sedangkan untuk pasal yang kami terapkan kepada kedua tersangka, yakni Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan serta Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana,” tegasnya.

Baca Juga :   Tengkorak Diduga Driver Taksi Online Ditemukan di Sungsang

Sedangkan Teta (39), adik korban Ruslan Sani mengungkapkan, jika pihak keluarga meminta agar kedua pelaku dijatuhkan hukuman yang setimpal yakni hukuman mati.

“Kami keluarga meminta agar kedua pelaku ini diberikan hukuman yang seberat-beratnya, hukum mati,” ungkapnya.

Menurutnya, hukuman mati dinilai pantas untuk kedua pelaku yang telah dengan tegah membunuh korban secara sadis.

“Kakak (korban) kami sangat baik dengan keluarga dan siapa saja. Saat kejadian kakak kami ini sedang mencari uang untuk anak isterinya. Namun dibunuh oleh kedua pelaku. Jadi, kami meminta sama bapak polisi agar kedua pelaku diberikan hukuman mati,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, driver taksi online Ruslan Sani tewas mengenaskan usai dibegal dua pelaku yang menyamar menjadi penumpangnya. Kejadian ini terjadi, Sabtu malam (28/12/2019) pukul 22.30 WIB di kawasan Komplek Griya Asri Pulokerto Kecamatan Gandus Palembang. (ded)

Iklan Polres Lahat

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

1 Warga Palembang Positif Corona Kembali Meninggal Dunia

Palembang, KoranSN Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease-19 (Covid-19) Sumsel, Yusri, Sabtu (30/5/2020) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.