Home / Kota Musi / Relawan GK Ladies Sumsel Gelar ‘Kampanye’ Door to Door

Relawan GK Ladies Sumsel Gelar ‘Kampanye’ Door to Door

Puluhan ibu ibu milenial militan yang tergabung dalam relawan GK ladies Sumsel saat berfoto di pelataran BKB Palembang. (foto is)

Palembang, Koransn
Berbagai cara terus dilakukan timses maupun tim relawan pasangan nomor urut satu, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin untuk merebut simpati pemilih jelang hari pencoblosan Pemilu Presiden (Pilpres) 17 April 2019 mendatang.

Salah satunya, seperti yang dilakukan puluhan ibu-ibu milenial yang tergabung dalam Galang Kemajuan (GK) Ladies Sumsel yang melakukan kampanye secara door to door baik ke rumah-rumah warga hingga ke pedagang pasar tradisional yang ada di seluruh kabupaten/kota di Sumsel.

Seperti yang terlihat di Pasar 16 Ilir, kemarin (11/3), relawan GK Ladies Sumsel turun langsung menyapa sekaligus memaparkan sejumlah keberhasilan dan program kerja yang telah dan akan dilakukan Jokowi apabila kembali dipercaya memimpin negara ini untuk periode kedua lima tahun mendatang.

Baca Juga :   Kodim 0406/Mura Juara 1 Bidang Komsos Lomba Binter Tingkat Madya

“Khusus Kota Palembang sedikitnya kami mempunyai 100 relawan ibu-ibu milenial militan yang tersebar di 18 kecamatan di Kota Palembang, selain ini ada juga di seluruh kabupaten/kota di Sumsel. Sebelum turun mereka terlebih dulu dibekali kemampuan penyampaikan serangkaian keberhasilan yang telah dilakukan di masa pemerintahan Jokowi di periode pertama ini,” ungkap ketua GK Ladies Sumsel, Budi Sulistivani,SE,M.Si usai apel pelepasan relawan di pelataran plaza Benteng Kuto Besak (BKB), kemarin (11/3).

Dijelaskan Yeyen (sapaan karib Budi Sulistivani,red), khusus blusukan ke pasar tradisional yang ada di Palembang, relawan juga dibekali tak kurang dari 1.000-an kain celemek bertuliskan Jokowi. Dimana, pesan yang ingin disampaikan melalui pembagian celemek ini Jokowi menginginkan agar masyarakat dapat bersama-sama menjaga keberlangsungan dari pasar tradisional sebagai urat nadi bagi perekonomian.

“Menjaga tidak hanya sebatas mengamankan pasar tradisional dari serbuan dan praktik monopoli melainkan juga dalam hal terwujudnya stabilitas harga dengan sebisa mungkin menutup ruang bagi mafia pasar dan rentenir yang selama ini mengancam keberlangsungan dari pasar tradisional. Khusus di Palembang total saat ini terdapat lebih kurang 38 pasar tradisional yang tersebar di 18 kecamatan,” urai Yeyen yang juga menjabat sebagai ketua Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Masyarakat Pelaku Ekonomi Kerakyatan (DPP AMPERA) SRIWIJAYA, salah satu lembaga pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang sudah cukup banyak berkiprah membantu masyarakat dalam hal pemberian bantuan kredit usaha di Sumsel ini.

Baca Juga :   Jaksa Agung: Ke Palembang Saya Seperti Pulang Kampung

Yeyen yang juga didampingi bendahara GK Ladies Sumsel, Erlina ini mengaku optimis pesan yang akan mereka sampaikan nantinya bakal diterima masyarakat yang diharapkan bakal menjatuhkan pilihannya kepada pasanga Jokowi-Amin di hari pencoblosan 17 April 2019 mendatang.

“Sejauh ini kansnya masih fifty-fifty tapi dengan kian gencarnya kami melakukan pendekatan secara door to door ke masyarakat kami optimis pasangan Jokowi-Ma’ruf bisa leading dan memenangi pilpres kali ini,” tutupnya dengan nada optimis.(*)

Konser Westlife di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Kabut Asap Ancam Sumsel!

Palembang, KoranSN Masyarakat diharapkan waspada dengan kabut asap (Smog) yang kedepan melanda dan mengancam Sumsel …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.