Home / Lacak / Rentenir Dipolisikan Nenek Lima Cucu

Rentenir Dipolisikan Nenek Lima Cucu

Renternir Dipolisikan Nenek Lima Cucu
Palembang,koranSN
Hendak mengambil sertifikat rumah yang digadaikan suaminya, Farida (56) nenek lima orang cucu, Senin (14/8/2016) malah mendapatkan penghinaan dengan kata-kata kasar dari seorang rentenir berinisial ‘KKD’.

Meskipun tak mempermasalahkan penghinaan yang diterimanya, Farida bersikukuh mendapatkan kembali sertifikat rumah miliknya dengan melaporkan ‘KKD’ke Mapolresta Palembang.

Dihadapan polisi, korban Farida yang tercatat sebagai warga Jalan Gotong Royong RT 01 RW 01 Kelurahan 9-10 Ulu Kecamatan SU I ini menuturkan, penahanan sertifikat miliknya tersebut bermula saat almarhum suaminya, Rabu silam (2/6/10) meminjam uang kepada terlapor ‘KKD’ sebesar Rp 3 juta, untuk biaya penyelesaian kuliah putranya.

“KKD ini, adik sepupu suami saya, memang dari dulu kerjaannya seperti itu. Saat suami saya mau pinjam uang, kata KKD ini, sudah jangan kamu pikirin. Kalaua ada baru bayar, kalau belum memegang uang tak apa, yang pasti sertifikat ini aman sama saya. Nah, hari ini (kemarin) saya sudah punya uang untuk menebus surat itu. Saya datang ke kantornya (KKD) di kawasan Jalan Merdeka, di sana bukannya menerima balik surat rumah saya, malah saya mendapatkan cacian dengan perkataan kasar dan tak pantas,” jelasnya.

Baca Juga :   Senpira di Palembang Berasal dari Tulung Selapan

Dilanjutkannya, tak hanya menghujat terlapor ‘KKD’ juga mengatakan jika sertifikat itu sudah digadaikan ke bank. Bahkan katanya lagi, sertifikat itu tak mungkin bisa lagi kembali ke dirinya karena sudah lewat batas waktu penebusan serta bungannya sudah menumpuk.

“Pada hal tahun 2010 lalu, terlapor sendiri bilang jika ada uang untuk bayar hutang saya dan keluarga bisa mengambil kembali sertifikat tersebut. Tapi, setelah sekian lama mengumpulkan uang untuk menebus sertifikat itu, tidak tahunya, saat mau diambil tidak bisa lagi. Karena menurut terlapor, bunganya sudah hampir puluhan juta serta sudah digadaikannya ke bank. Saya takutnya nanti rumah kami disita sama bank, mau tidur di mana kami sekeluarga ini,” ujarnya.

Baca Juga :   Dua Tersangka Jambret Diringkus Polisi

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Marully Paredede melalui Kepala SPK Terpadu Iptu M Fajar mengatakan, laporan korban saat ini sudah diterima pihaknya dan langsung ditindaklanjuti.     “Jika terbukti terlapor ‘KKD’ dapat di kenakan pasal 372 KUHP tentang tindak pidana penggelapan. Korban masih dimintai keterangannya oleh Satresktim unit Harda,” singkatnya. (den)

Publisher : Alwin

Avatar

Lihat Juga

Polres Empat Lawang Tangkap Pembawa 16 Kg Sabu

Palembang, KoranSN Pihak kepolisian Polres Empat Lawang, Selasa (20/8/2019) sekitar pukul 07.00 WIB berhasil menangkap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.