Residivis Curas Tewas Baku Tembak dengan Petugas di Gandus

Ilustrasi. (foto-net)

Palembang, KoranSN

Terlibat baku tembak dengan aparat Sat Reskrim Polresta Palembang, Hendra (31) tersangka kejahatan pencurian dengan kekerasan (Curas) yang kerap melancarkan aksi disejumlah wilayah di Palembang, Rabu petang (17/1/2018) sekitar pukul 17.00 WIB, tewas usai tertembus timah panas petugas yang melakukan penangkapan.

Tersangka yang tercatat sebagai warga Kelurahan 3 Ilir Kecamatan Ilir Timur II Palembang ini merupakan residivis kasus 365 KUH Pidana yang pernah dipenjara selama 3 tahun sejak tahun 2014 dan bebas di Bulan Juli tahun 2017 kemarin.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara menjelaskan, penangkapan tersangka berlangsung di daerah Gandus Palembang. Ketika upaya penangkapan dilakukan petugas, tersangka memberikan perlawanan dengan menembaki petugas menggunakan Senpi rakitan yang selalu dibawanya.

“Tersangka tertembak saat akan ditangkap dan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit,” jelasnya.

Baca Juga :   Bentrok PT Lonsum di Lahat, Samurai Hingga Keris Sudah Dipersiapkan

Diketahui, dua laporan kejahatan sudah dilakukan tersangka yakni; Laporan Polisi Nomor: LPB/2772XI/2017/SPKT, tanggal 02 Nopember 2017, perkara pencurian dengan kekerasan terhadap korban M Arsi Marzuki dan Laporan Polisi Nomor:LPB/322/X/2017/SPKT.Sektor IT II Polresta Palembang, tanggal 18 Oktober 2017, perkara pencurian dengan kekerasan menggunakan air keras terhadap korban Andry Yansyar.

“Dimana aksi tersangka yang menyasar korban M Arsi Marzuki terjadi di Jalan Ratu Sianom Komplek Telkom Kecamatan IT II Palembang. Dimana saat itu tersangka minta antar kesuatu tempat namun ditengah perjalanan tersangka minta motor diberhentikan dan menyiram korban dengan air keras namun korban berhasil mengelak dan sepeda motor korban diambil tersangka. Sedangkan untuk terhadap korban Andry Yansyar terjadi di Jalan Slamet Riyadi Kelurahan 9 Ilir Kecamatan IT II Palembang. Tersangka mengambil paksa HP Merk Samsung Galxi Core, saat korban Andry Yansyar didalam angkot, tersangka mengancam korban dengan senjata tajam,” terangnya.

Baca Juga :   Saksi Bisa Naik Jadi Tersangka, Kasus OTT Bupati Banyuasin

Sejumlah barang bukti turut diamankan petugas dari tangan tersangka. Barang bukti tersebut yakni; satu pucuk senjata api rakitan jenis Revolver yang digunakan tersangka untuk memberikan perlawanan terhadap petugas, tiga butir peluru atau amunisi, dua butir selongsong, dan satu buah Sajam. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Anggota DPR: Mitra Kerja Sudah Ingatkan Menteri KKP Agar Hati-hati

Jakarta, KoranSN Anggota Komisi IV DPR, Bambang Purwanto mengatakan, mereka sudah memperingatkan mitra kerjanya, Menteri …