Residivis Kasus Pembunuhan Tertangkap Mencuri Sepeda Motor

DIAMANKAN – Tersangka Maskuri alias Samsuri dan tersangka Tagor Rujitno saat diamankan di Polsek Kemuning. (Foto-Dedy/Koransn)

Palembang, KoranSN

Maskuri alias Samsuri (44), warga Jalan Sakti Wiratama Sekojo Ujung Palembang yang merupakan residivis kasus pembunuhan, Selasa malam (2/2/2018) pukul 21.00 WIB tertangkap warga usai gagal melancarkan aksi pencurian sepeda motor (Curanmor) di Jalan Mayor Salim Batubara Lorong Hanan Kelurahan Sekip Jaya Kecamatan Kemuning Palembang.

Dalam melancarkan aksi pencurian tersebut dilakukan Maskuri alias Samsuri bersama rekannya yakni, Tagor Rujitno yang berhasil kabur saat dikepung warga. Namun tak lama kemudian, Rabu (3/2/2018) pukul 04.00 WIB tersangka Tagor Rujitno berhasil ditangkap aparat kepolisian Sat Reskrim Polsek Kemuning Palembang di kediamannya, di Jalan Enggano Kelurahan Lorok Pakjo Kecamatan IB I Palembang.

Kapolsek Kemuning Palembang, AKP Robert P Sihombing mengatakan, penangkapan kedua tersangka berawal saat aksi pencurian sepeda motor yang dilakukan mereka gagal karena kepergok oleh korban hingga membuat korban teriak ‘maling’.

Warga yang mendengar teriakan korban lalu melakukan pengejaran dan menangkap Maskuri alias Samsuri, sedangkan tersangka Tagor Rujitno berhasil kabur dari kepungan warga dengan mengendarai sepeda motor yang mereka gunakan untuk beraksi. Dari hasil pengembangan akhirnya polisi juga berhasil menangkap tersangka Tagor Rujitno.

Baca Juga :   Pusri Khitan 500 Anak

“Untuk tersangka Maskuri alias Samsuri, dia merupakan residivis kasus pembunuhan dan pernah di penjara selama 4 tahun. Dalam kasus pencurian sepeda motor ini, awalnya tersangka Maskuri alias Samsuri ditangkap warga lalu diserahkan ke kita, setelah itu kami lakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka Tagor Rujitno,” ujarnya.

Masih dikatakan Kapolsek, selain mengamankan kedua tersangka, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti yakni; sepeda motor jenis matic milik korban, sepeda motor yang dikendarai kedua tersangka untuk melancarkan aksi serta satu kunci leter Y.

“Kini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polsek Kemuning, atas ulahnya kedua tersangka kita jerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun kurungan penjara,” tegas Kapolsek.

Sementara tersangka Maskuri alias Samsuri mengatakan, aksi pencurian sepeda motor yang dilakukannya bersama Tagor Rujitno merupakan idenya. Bahkan sebelum melancarkan aksi tersebut ia dan tersangka Tagor Rujitno terlebih dahulu berkeliling dengan mengendarai sepeda motor untuk mencari sasaran target pencurian.

“Saya dan Tagor Rujitno berteman dan sama-sama pengamen di kawasan Veteran, hingga saya mengajaknya untuk mencuri sepeda motor. Ketika beraksi, saya berperan melakukan pencurian sedangkan Tagor Rujitno mengamati situasi di sekitaran. Namun saat mencuri, aksi kami kepergok hingga saya tertangkap warga. Kalau untuk mencuri sepeda motor, ini yang pertama kali saya lakukan. Tapi kalau masuk penjara, sudah pernah satu kali yakni tahun 2000 lalu, itu dikarenakan perkelahian hingga membuat lawan saya tewas karena saya bunuh,” ungkapnya.

Baca Juga :   Bandar Ganja Kering Dibekuk

Sedangkan tersangka Tagor Rujitno mengaku, jika dirinya ikut melakukan pencurian sepeda motor setelah diajak oleh tersangka Maskuri alias Samsuri.

“Saat melancarkan aksi pencurian, saya berperan membawa sepeda motor yang kami kendarai. Kemudian mengawasai situasi di sekitaran lokasi, tapi aksi kami ini gagal usai terlihat korban. Dikarenakan saat itu banyak warga berdatangan, maka saya tancap gas hingga meninggalkan Maskuri alias Samsuri. Namun taklama kemudian, saya ditangkap polisi saat sedang berada di rumah,” tandasnya. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Dugaan Korupsi Hibah Sumsel 2014 ke KONI Terus Diusut Kejati

Palembang, KoranSN Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Khaidirman, Rabu (27/1/2021) mengatakan, dugaan kasus …