Rabu , Oktober 24 2018
Home / Kota Musi / Revolusi Cyber Digital Menunggu Dunia Pendidikan

Revolusi Cyber Digital Menunggu Dunia Pendidikan

FOTO BERSAMA – Menteri Perhubungan RI Budi Karya, Menristekdikti M Nasir bersama Rektor Unsri dan tamu undangan saat berfoto bersama usai dialog nasional 6 di PSCC Palembang, Senin (12/2/2018). (foto-ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, Senin (12/2/2018) mengungkapkan di era zaman sekarang, revolusi cyber digital telah menunggu dunia pendidikan kedepannya.

Demikian dikatakannya saat menjadi Keynote Speaker dalam acara Dialog Nasional 6 Sukses Indonesia Ku yang diselenggarakan oleh Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (KOPERTIS) Wilayah II dan diikuti ribuan mahasiswa serta dosen di gedung Palembang Sport Convention Cantre (PSCC).

Menurutnya, kedepan dunia pendidikan tinggi di Indonesia mau tak mau harus menghadapi revolusi cyber digital. Untuk itu dirinya mengajak semua mahasiswa, dosen dan unsur terkait lainnya agar sigap menghadapi perubahan tersebut.

Masih dikatakannya, sejauh ini problem pendidikan tinggi di Indonesia masih banyak menghadapi berbagai kendala diantaranya jumlah dosen yang relatif masih kurang. Kemudian infrastruktur yang belum memadai seperti ruang kuliah.

“Jadi, harapan saya perkuliahan kedepan kita dorong ke sistem online. Sehingga yang tadinya perbandingan dosen 1:30 untuk eksakta (nyata) dan 1:40 untuk sosial bisa didorong jadi 1:100, bahkan berbanding 1.000. Silahkan saja asalkan infrastruktur onlinenya siap,” terangnya.

Baca Juga :   2890 Peserta Ikuti Lomba Gelanggang Pramuka dan Pemuda

Ia menambahkan, perkembangan informasi dan teknologi yang pesat ini harus cepat direspon oleh perguruan tinggi negeri maupun swasta, mengingat saat ini Angka Partisipasi Kotor Pendidikan Tinggi (APK PT) Indonesia masih 31 persen. Sementara Malaysia sudah diangka 38 persen, Thailand 51 persen dan Korea yang sudah 92 persen.

“Jadi mari bersama kita kejar ketinggalan dari negara-negara lain agar para penerus bangsa, diantaranya mahasiswa ini bisa membuat perubahan di masa depan,” ujarnya.

Selain Menristekdikti, Keynote Speaker Dialog Nasional 6 Sukses Indonesia Ku juga menghadirkan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI, Zulkifri dan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin.

Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi menuturkan, di Kota Palembang yang akan menjadi tuan rumah Asian Games selain Jakarta. Untuk itu, guna mensukseskan tersebut, inftrastruktur penunjang telah disiapkan, seperti pembangunan Light rail Transit (LRT).

Baca Juga :   Amankan Lebaran di Palembang, Polresta Terjunkan Penembak Jitu

Budi mengatakan, LRT akan digunakan saat Asian Games dan belum dibuka untuk masyarakat umum. Kemudian akan memberlakukan tarif perintis untuk LRT sebesar Rp 5 ribu sampai dengan akhir tahun.

Dengan ini, ia melanjutkan, pihaknya sudah menganggarkan biaya operasional LRT Palembang, termasuk untuk tarif perintis senilai Rp 129 miliar dalam APBN 2018. Dimana pemerintah perlu menerapkan skema tarif perintis untuk LRT Palembang. Pertimbangannya, moda transportasi itu baru dan demand masyarakat di kota itu belum terbentuk.

“Sudah kita anggarkan, Juni sampai Desember kita kasih tarif perintis. Setelahnya itu yang lagi kami bahas. Kemuidan yang penting masyarakat menggunakannya karena tarif perintis itu ada dasarnya, kita lihat daya beli masyarakat dan kemampuannya,” pungkasnya. (rgn)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Kondisi Sungai Sebelah Camat SU I Hitam Pekat Penuh Sampah

Palembang, KoranSN Sungai mengering dikawasan Seberang Ulu (SU) I yang berada tepat disamping Kantor Camat ...

error: Content is protected !!