Senin , September 24 2018
Home / Headline / Ribuan Ekstasi Jenis Baru Asal Cina Masuk ke Palembang

Ribuan Ekstasi Jenis Baru Asal Cina Masuk ke Palembang

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Farman didampingi Kabid Humas, Kombes Pol Slamet Widodo saat menunjukkan barang bukti 1180 butir ekstasi jenis baru saat rilis di Mapolda Sumsel. (foto-ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Ekstasi jenis baru asal Negara Cina masuk ke Palembang untuk diedarkan ke tempat-tempat hiburan malam. Namun belum sempat diedarkan, ribuan atau 1.180 butir ekstasi tersebut berhasil digagalkan oleh aparat kepolisian Ditresnarkoba Polda Sumsel.

Ribuan butir ekstasi warna cream berlogo Apple yang mengandung zat Epilon dan sangat berbahaya jika dikonsumsi lantaran dapat membuat penggunanya berhalusinasi ini, diamankan dari tangan dua tersangka yakni; Iman Darmawan (27), warga Jalan Mojopahit 8 Lorong Kumpi Kecamatan SU I Palembang dan Agus alias Andri (34), warga Jalan Desa Klajon Wonogiri Jawa Tengah.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Farman didampingi Kabid Humas, Kombes Pol Slamet Widodo, Selasa (10/4/2018) mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari pihak kepolisian melakukan penyelidikan hingga diamankan tersangka Iman Darmawan. Setelah itu polisi melakukan pengembangan dengan cara undercover buy (penyamaran), sehingga petugas akhirnya juga berhasil menangkap tersangka Agus alias Andri saat berada di Jalan Batu Jajar Kecamatan Sukarami Palembang.

“Dari penangkapan kedua tersangka inilah kami berhasil mengamankan barang bukti ribuan ekstasi yang siap diedarkan di tempat hiburan di Palembang tersebut. Bahkan berdasarkan hasil pemeriksaan dari Labfor Polda Sumsel diketahui jika ekstasi ini jenis baru, karena mengandung zat Epilon. Jadi ini merupakan pertama kalinya Polda Sumsel mengungkap peredaran ekstasi yang mengandung epilon. Sebab, selama ini ekstasi yang diungkap hanya mengandung MDMA dan metamfetamin saja,” ungkapnya.

Baca Juga :   Dijanjikan Kerja di Event Asian Games, Puluhan Remaja Diduga Jadi Korban Penipuan

Masih diungkapkan Farman, jika ribuan butir ekstasi tersebut berasal dari Negara Cina yang diselundupkan para pelaku jaringan narkoba lintas negara untuk diedarkan di wilayah Palembang.

“Nah, untuk para pelaku jaringan perdaran narkoba yang membawa ribuan ekstasi itu ke Palembang yang kini masih kami kembangkan. Sementara ini, baru dua tersangka yang kami tangkap. Selain itu kami juga masih memburu pemilik dari ribuan ektasi jenis baru tersebut,” tegasnya.

Dilanjutkan Farman, berdasarkan keterangan dari kedua tersangka yang ditangkap, diketahui jika untuk harga satu butir ekstasi tersebut mencapai Rp 250 ribu hingga Rp 300 ribu.

“Kini kedua tersangka dan barang bukti sudah kami amankan di Mapolda Sumsel guna dilakukan pengembangan lebih lanjut. Sementara untuk tersangka Iman Darmawan dan Agus alias Andri, keduanya kami jerat dengan Pasal 112 ayat (1), Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 132 ayat (1) Undang Undang RI Nomor 35 tahun 2009,” tandasnya.

Sementara pihak Labfor Polda Sumsel, AKBP Made S mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan laboraterium memang ribuan ekstasi tersebut mengandung zat Epilon.

“Selama ini barang bukti ekstasi yang diungkap Polda Sumsel dan jajaran hanya mengandung MDMA dan metamfetamin. Jadi ini ekstasi jenis baru yang pertama diungkap oleh Polda Sumsel,” ungkapnya.

Baca Juga :   Curi 2 Ekor Sapi, Pemuda 20 Tahun di Lahat Ditangkap

Masih dikatakan Made, secara bentuk fisik ekstasi jenis baru ini sama saja dengan ekstasi pada umumnya. Namun setelah dilakukan pemeriksaan di labforaterium barulah diketahui jika kandungan zat yang berada di dalam ekstasi tersebut tergolong jenis baru.

“Ekstasi yang mengandung Epilon ini jika dikonsumsi dapat membuat penggunanya berhalusinasi, dan itu sangat berbahaya. Bahkan zat Epilon juga dapat membuat penggunanya menjadi kecanduan. Jadi, apabila setelah dua hari usai mengkonsumsi ekstasi baru ini, maka zat Epilon yang masuk di dalam tubuh mulai bekerja untuk mendorong agar penggunanya kembali mengkonsumsi lagi,” paparnya.

Sedangkan tersangka Agus alias Andri mengungkapkan, ribuan ekstasi jenis baru tersebut merupakan milik keponakannya. Namun kepada sejumlah wartawan dirinya memilih bungkam saat disinggung siapa nama keponakannya tersebut.

“Saya hanya disuruh oleh keponakan untuk memegang dan mengantarkan ektasi tersebut. Sejak awal saya sudah tahu jika itu adalah ekstasi, saya tidak bisa menolaknya karena saya memiliki hutang budi kepada keponakan saya tersebut. Sebab, selama di Palembang saya tinggal, tidur dan makan di rumahnya, sedangkan rumah saya berada di Wonogiri Jawa Tengah,” pungkasnya. (ded)

Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kabupaten Lahat Periode 2019-2024

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Pengedar Narkoba di Rusun Digerebek Saat Pesta Sabu

Palembang, KoranSN Hamidin (49), warga Jalan Tuah Patinaya Rumah Susuan (Rusun) Blok 9 Lantai 1 ...

error: Content is protected !!