Ribuan warga Curup Terancam Kelaparan

BANJIR-Banjir di Desa Curup Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI.FOTO.ANAS/KORANSN

PALI, KoranSN

Sudah satu pekan terakhir, ratusan rumah warga di desa Curup Kecamatan Tanah Abang kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terendam banjir akibat luapan Sungai Lematang yang tepat berada dipinggir desa tersebut.

Ribuan warga di desa tersebut terancam kelaparan akibat lumpuhnya akses warga yang hendak aktivitas, seperti mantang (sadap karet), masak, bersawah, dan sebagainya.

Dari pantauan SN ke lokasi, Sabtu (5/3/2016) warga sangat kesulitan dalam aktivitas. Mereka mengandalkan perahu sampan untuk pergi kemana-mana. Bahkan, puluhan warga setempat harus mengungsi ke rumah keluarganya di seberang karena air sudah menggenangi rumah mereka. Tinggi air mencapai 2 meter.

Iin (26), satu dari warga yang menjadi korban banjir mengaku sangat membutuhkan bantuan dari pihak terkait. Karena, ibu satu anak ini akan mengalami kekurangan logistik akomodasi dengan kondisi banjir yang setiap harinya semakin naik.

Baca Juga :   Waspada! Sidak Gabungan di Pagaralam Temukan Makanan Kadaluarsa

“Kalu pacak ado bantuan dari pemerintah samo kami ini. Beras, mie instan dan lainnyo. Rumah lah banjir cak ini, masak lagi dak pacak. Jingok deweg dek, rumah ayuk ne lah terendam cak ini,” keluh Iin kepada awak media ketika dijumpai di rumahnya.

Senada, Robiah (45), warga setempat juga mengeluhkan sulitnya air bersih dengan kondisi seperti sekarang.

“Kami juga susah air bersih, sumur tergenang banjir jugo soalnyo, jadi kami mandi, mencuci dan masak menggunakan air sungai inilah,” kata ibu tiga orang anak ini.

Sementara itu, Balian kepala Desa Curup yang rumahnya juga terendam banjir mengharapkan pemerintah kabupaten PALI agar segera memberikan bantuan kepada warganya.

“Cak mano dak susah, nak mantang dak pacak. Ke sawah apolagi. Jadi kami mengharapkan pemkab PALI dalam hal ini melalui Dinas Sosial agar segera membantu kami. Karena, kalau kondisi curah hujan dan cuaca seperti ini, bukan tidak mungkin banjir yang merendam wilayah kami akan berlangsung lebih lama,” harap Balian ketika dibincangi SN.

Baca Juga :   Tari Mantang Para Muba Pecahkan Rekor MURI

Selain itu, lanjut Balian juga mengharapkan ke depannya agar banjir di desanya tidak parah seperti ini lagi, untuk dibangunkan DAM di bibir Sungai Lematang.

“Banjir ini kan memang dari alam, oleh karena itu kami minta agar dibangunkan DAM didekat Desa kami untuk mengantisipasi banjir ke depannya. Jadi kalaupun banjir, tidak berlangsung lama seperti ini,” tutupnya. (ans)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Fitriyanti

Avatar

Lihat Juga

Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di OKU Timur Divonis 4 Tahun Penjara

Palembang, KoranSN Lantaran menggunakan Dana Desa untuk keperluan pribadi, terdakwa Selamet Riyadi mantan Kades Saung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.