Ribut di Kampung Baru Berujung Pembacokan dan Pembegalan

Tersangka Dicky Chandra saat digiring pihak kepolisian di Polda Sumsel. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Dicky Chandra (21), satu dari delapan pelaku begal motor di Jalan Kol H Burlian yang ditangkap Unit II Subdit Jatanras Polda Sumsel, Selasa (17/11) mengaku, pembacokan dan pembegalan korban bermula saat temannya ribut dengan salah satu korban di diskotik di kawasan eks Lokalisasi Teratai Putih atau dikenal dengan Kampung Baru.

Menurutnya, awalnya dirinya bersama tiga rekannya, yakni Ahmad Sirofi alias Kakek, Andrian Mulana alias Godek dan Akbar (ketiganya DPO) mendatangi salah satu diskotik yang ada di dalam kawasan Kampung Baru. Ketika berada di lokasi inilah, temannya Kakek ribut dengan salah satu korban.

Baca Juga :   Ayahanda Walikota Palembang Tutup Usia, Pesan Sang Ayah Tersampaikan

“Untuk permasalahan pastinya saya kurang tahu, sebab saya yang terkahir datang ke diskotik tersebut. Tetapi yang saya tahu masalahnya karena saling jelit (tatap mata) antara Kakek dengan salah satu korban,” ujarnya. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia
Bagikan :

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Kejati Sumsel Segel Ruangan Arsip di Mess PT PDPDE

Palembang, KoranSN Kasi Penkum Kejati Sumsel, Khaidirman, Rabu (2/12/2020) mengatakan, dalam penggeledahan di mess PT …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.