Home / Ekonomi / Rp 83 Miliar Rekening Penunggak Pajak Diblokir

Rp 83 Miliar Rekening Penunggak Pajak Diblokir

Kepala Kanwil Ditjen Pajak Sumsel Babel M Ismiransyah M Zain. (foto-dok/ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Sumatera Selatan (Sumsel) dan Bangka Belitung (Babel) melakukan pemblokiran 151 rekening milik penunggak pajak dengan nilai mencapai Rp 83 miliar. Hal tersebut dikatakan Kepala Kanwil Ditjen Pajak Sumsel Babel, M Ismiransyah M Zain, kemarin.

Dikatakannya, pemblokiran dilakukan setelah melakuran sejumlah cara penagihan mulai dari pemeriksaan, penagihan, penyelidikan dan penyidikan termasuk dengan cara penerbitan surat paksa kepada wajib pajak (wp).

“Upaya ini dilakukan agar wp mau membayar tagihan pajak, sebelum dilakukan penyidikan lebih lanjut. Bahkan bisa sampai ke persidangan, untuk saat ini sudah ada 2 berkas yang P21 dan satu wp pasal 44B dihentikan karena wp bersedia membayar dengan potensi kerugian negara mencapai Rp1,13 miliar,”ujarnya sembari mengatakan, dua wp lainya potensi kerugian negara mencapai Rp 825 juta dan satunya lagi di atas Rp 1 miliar.

Dikatakannya, pihaknya sudah melakukan upaya penagihan dengan menerbitkan surat teguran sebanyak 32.235 surat, diterbitkan surat paksa sebanyak 13.933 surat. Sedangkan surat perintah Melaksanakan Penyitaan (SPMP) sebanyak 590 surat dari target 1.328 surat, lelang sebanyak 16 kali, blokir 151 rekening, dan 24 wp dilakukan pencegahan.

Ditjen pajak berharap peningkatan kepatuhan juga terjadi untuk wp Orang Pribadi Non Karyawan (Usahawan) dan Wajib Pajak Badan. Pihaknya menghimbau kepada seluruh Wajib Pajak yang sudah tidak aktif agar meminta penonefektifan (NE) ke KPP tempat wp terdaftar agar terhindar dari sanksi berupa denda akibat tidak menyampaikan SPT tahunan.

Untuk Wajib Pajak Orang Pribadi yang telah meninggal dunia dan Wajib Pajak Badan yang tidak melakukan kegiatan usaha dikatakannya, untuk membuat akta pembubaran dan mengajukan penghapusan NPWP dengan terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan dan pelunasan utangnya.

Ia minta, orang Pribadi maupun Badan Usaha yang sudah memenuhi syarat Objektif dan subjektif agar mendaftarkan diri untuk memiliki NPWP secara sukarela, untuk menghindari dilakukan penetapan NPWP secara jabatan.

Untuk kegiatan pemeriksaan, Kanwil DJP Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung dijelaskannya, telah menyelesaikan pemeriksaan sebanyak 1.654 Wajib Pajak yang terdiri atas 1.274 Wajib Pajak Badan dan 380 Orang Pribadi. Penyelesaian kegiatan pemeriksaan tersebut telah mencapai 133,89% dari target Audit Coverage Ratio (ACR) yaitu sebesar 2,98% untuk Wajib Pajak Badan dan 0,35% untuk Wajib Pajak Orang Pribadi.

Pihaknya terus melakukan peningkatan kualitas pemeriksaan, serta fokus pemeriksaan di tahun 2018 adalah pemeriksaan kepada Wajib Pajak OP profesi seperti dokter, notaris, konsultan pajak, serta sektor-sektor yang masih memiliki potensi penerimaan perpajakan. (ima)

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Dijodohin, Ayu & Dio Berakhir di Pelaminan

JODOH, Maut dan Rezeki adalah rahasia Allah. Begitulah yang terjadi dengan pasangan Raden Ayu Eka ...

error: Content is protected !!