Home / Headline / Rumah Bandar Narkoba di PALI Disergap

Rumah Bandar Narkoba di PALI Disergap

Sukseskan Asian Games di Jakarta dan Palembang Tahun 2018
Kapolres Muara Enim Gerebek Bandar Narkoba di wilayah Kabupaten PALI. (foto-yudi/koransn.com)

Muara Enim, KoranSN

Kapolres Muara Enim, AKBP Leo Andi Gunawan SIK bersama Tim Gabungan Satres Narkoba, Sat Reskrim, Sat Intel dan Polsek melakukan penyergapan rumah milik bandar narkoba berinisial ‘S’ di wilayah Desa Karang Agung, Kecamatan Abab Kabupaten PALI.

Hasilnya, polisi mendapati bunker penyimpan narkoba dan uang yang diduga hasil penjualan narkoba di dalam rumah tersebut. Dimana di bunker itu didapati barang bukti; 9 pekat besar narkoba jenis sabu seberat 271,62 gram, 24 butir pil ekstasi, buku catatan transaksi narkoba, 3 buah ATM serta uang tunai senilai Rp 199,850.000.

Namun sayangnya, dalam penyergapan tersebut, ‘S’ yang merupakan bandarnya telah lebih dulu kabur dan menghilang sebelum ditangkap oleh Tim Gabungan.

Kapolres Muara Enim, AKBP Leo Andi Gunawan SIK didampingi Kabag Ops, Kompol Zulkarnain SIK, Kasat Narkobanya, AKP Alhadi dan Kasubag Humas, AKP Arsyad, Rabu (2/8/2017) mengatakan, penyergapan rumah bandar besar narkoba di PALI berinisial ‘S’ tersebut merupakan hasil pengembangan dari tiga anak buah ‘S’, yang sebelumya ketiganya telah lebih dulu ditangkap.

Adapun ketiga tersangka tersebut yakni; Harwadi (31), Warga Dusun III Desa Karang Agung, Kecamatan Abab, PALI yang sebelumnya ditangkap, Senin (17/7/2017) pukul 18.00 WIB di Jalan Lintas Muara Enim. Dimana saat itu tersangka tengah mengantarkan 80 butir ekstasi, 1 paket sabu seberat 5,30 gram dengan mengendarai mobil jenis pickup. Kini tersangka dan barang bukti telah diamankan pihak kepolisian.

Sedangkan untuk tersangka yang kedua yakni, Akhirudin (31), warga Dusun III Desa Air Itam, Kecamatan Penukal, PALI. Tersangka ditangkap, Minggu (23/7/2017) pukul 06.00 WIB di rumahnya. Dari tangan tersangka disita barang bukti 347 butir ekstasi. Kemudian untuk tersangka yang ketiga, Sandri Wardi (36) warga PALI. Tersangka ditangkap di rumahnya, Minggu (23/7/2017) pukul 08.00 WIB. Dari tangannya disita barang bukti sebanyak 5 paket sabu seberat 5,15 gram.

“Sementara untuk tersangka ‘S’ saat ini telah kita tetapkan sebagai DPO. Kita juga meghimbau kepada masyarakat untuk dapat membantu kerja polisi dalam memberantas narkoba,” tegas Kapolres.

Diceritakan Kapolres, dalam penggerebekan di rumah ‘S’, awalnya polisi mengalami kesulitan untuk menembus rumah tersebut. Sebab di rumah itu dipasang teralis besi dan CCTV, begitu juga dengan kamarnya juga dipasang dengan teralis besi. Meskipun demikian, polisi akhirnya berhasil masuk ke dalam rumah tersangka.

“Saat berada di dalam, kemudiam kita melakukan pemeriksaan hingga berhasil menemukan ruangan bunker penyimpanan narkoba dan uang, yang terpasang trails besi dan kaca cermin. Adapun lokasi bunker itu berada di dalam kamar ‘S’. Selain narkoba dan uang, dalam bunker itu juga ditemukan timbangan digital untuk narkoba, perangkat CCTV serta puluhan bal plastik bening,” terang Kapolres.

Dijelaskan Kapolres, dengan terungkapnya kasus tersebut maka kawasan Kecamatan Abab dan PALI dapat dikatagorikan daerah darurat narkoba. Sebab diduga peredaran narkoba di daerah itu tergolong cukup tinggi, karena ada bandar besarnya. “Narkoba tersebut dipasok melalui jalur sungai dan darat dari Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin,” tandas Kapolres. (yud)

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kabupaten Lahat Periode 2019-2024

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Penyelundupan Paket Ganja ke Bali di Bandara SMB II Digagalkan

Palembang, KoranSN Pihak kepolisian bersama petugas Avsec (Aviation Security) Bandara SMB II Palembang, Jumat (17/8) ...

error: Content is protected !!