Home / Headline / Rumah Bupati Muara Enim ‘AY’ Digeledah KPK

Rumah Bupati Muara Enim ‘AY’ Digeledah KPK

Petugas kepolisian bersenjata laras panjang tampak berjaga di depan rumah pribadi Bupati Muara Enim, ‘AY’ di Jalan Inspektur Marzuki Pakjo Palembang saat KPK sedang melakukan penggeledahan. (foto-foto/dedy/koransn)

Palembang, KoranSN

Rumah pribadi Bupati Muara Enim, ‘AY’ di Jalan Inspektur Marzuki Nomor 2545/40 Pakjo Kelurahan Siring Agung Kecamatan IB I Palembang, Rabu malam (4/9/2019), digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penggeledahan tersebut dilakukan pasca ‘AY’ bersama Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan PPK Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, ‘EM’ dan ‘ROF’ selaku pemilik PT Enra Sari ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap proyek di Muara Enim usai para tersangka tertangkap Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK.

Informasi yang dihimpun, penggeledahan di rumah pribadi ‘AY’ ini dimulai pukul 18.30 WIB. Bahkan hingga larut malam, yakni sekitar pukul 23.00 WIB penggeledahan masih berlangsung.

Pantauan di lapangan, tampak dua mobil jenis minibus terparkir di halaman depan rumah ‘AY’ yang berpagar terlali tinggi berwarna hitam. Kemudian di depan pintu masuk kediaman ‘AY’, terlihat anggota kepolisian bersenjata laras panjang duduk di kursi melakukan penjagaan.

Baca Juga :   Jadi Pengedar Sabu, Warga Kemuning Diringkus Polisi

Selain itu, juga terlihat sejumlah keluarga ‘AY’ keluar dari pintu samping rumah menuju ke ruang tengah. Keluarga ‘AY’ yang melihat kedatangan wartawan untuk mengambil foto, bergegas langsung mematikan lampu luar yang berada di samping rumah tersebut.

Johan (41), warga setempat mengatakan, KPK dan sejumlah polisi bersenjata laras panjang datang ke rumah ‘AY’ dengan mengendarai tiga kendaraan mobil jenis minibus warna hitam.

“Setiba di rumah tersebut penyidik KPK dengan mengenakan rompi masuk ke dalam rumah. Tak lama kemudian, dua mobil yang ditumpangi penyidik KPK terlihat keluar meninggalkan rumah ‘AY’, sedangkan satu mobilnya masih terparkir di halaman rumah tersebut. Lalu sekitar satu jam berlalu, dua mobil yang tadinya keluar hanya satu mobil yang kembali ke rumah ‘AY’, tidak tahu mobil satunya pergi kemana,” ungkapnya.

Masih dikatakannya, dirinya mengetahui ‘AY’ ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK setelah melihat pemberitaan di media.

Baca Juga :   Giliran Agen Abu Tours Palembang Dilaporkan Calon Jamaah Umroh

“Dari itulah saat KPK datang ke rumah ‘AY’ kami sudah menduga jika KPK melakukan penggeledahan. Apalagi kedatangan penyidik KPK tersebut dikawal oleh pihak kepolisian dengan senjata laras panjang,” katanya.

Lebih jauh diungkapkannya, sebelum kedatangan KPK untuk melakukan penggeledahan, sejak pagi hari keluarga ‘AY’ tidak terlihat di rumah tersebut.

“Katanya pagi-pagi keluarganya berangkat ke Jakarta. Mungkin mau membesuk ‘AY’ di Kantor KPK. Lalu malam harinya, barulah penyidik KPK datang ke rumah tersebut untuk melakukan penggeledahan,” jelasnya.

Lanjut Johan, sebelum adanya kasus OTT hingga ‘AY’ ditetapkan KPK sebagai tersangka, ia sering melihat di halaman depan rumah ‘AY’ terpakir mobil milik ‘AY’ . Namun usai mencuatnya pemberitaan ‘AY’ tertangkap KPK, mobil-mobil tersebut semuanya tidak lagi terlihat.

“Kalau tidak salah ada sekitar empat unit mobil milik ‘AY’ yang diantaranya mobil mewah. Akan tetapi, mobil-mobil itu kini tidak ada lagi di rumahnya, mungkin sudah di pindahkan ke Muara Enim. Sebab sepengetahuan saya, ‘AY’ ini juga ada rumah pribadi di Muara Enim,” tandasnya. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

‘Si Jago Merah’ Mengamuk di Gang Kandis Lubuklinggau

Lubuklinggau, KoranSN ‘Si Jago merah’ kembali mengamuk dalam wilayah Kota Lubuklinggau. Kali ini terjadi di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.