Home / Nasional / Ryamizard: Tim Mawar Sudah Selesai, Jangan Dibangkitkan Lagi

Ryamizard: Tim Mawar Sudah Selesai, Jangan Dibangkitkan Lagi

Sukseskan MXGP Indonesia di Palembang, Indonesia

Syukuran Hari Jadi Kota Palembang ke 1336 Tahun

Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu.(foto-vivanews)

Jakarta, KoranSN

Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu angkat bicara mengenai keterlibatan Tim Mawar di kerusuhan 21-22 Mei 2019. Ryamizard mengatakan jika Tim Mawar sudah tak memiliki kaitan dengan TNI.

“Tim Mawar kan sudah selesai, sudah ada hukuman dan segala macam dulu. Sudah selesai jangan dibangkitkan-bangkitkan lagi. Kalau ada (keterlibatan pada kerusuhan 21-22 Mei), itu tanya ke polisi,” ujar Ryamizard di rumah Buya Syafii Maarif, Selasa (11/6/2019).

Ryamizard menegaskan jika saat ini tak ada lagi hubungannya antara TNI dengan Tim Mawar. Ryamizard pun meminta agar Tim Mawar tidak lagi dianggap memiliki keterikatan dengan TNI.

Baca Juga :   KPK Resmi Tahan Bupati Empat Lawang dan Istri

“TNI tidak ada urusannya. Tim itu (Tim Mawar), meskipun dulu itu TNI. TNI sekarang lainlah. Ya jadi jangan dikait-kaitkan begitu. Tidak baik nanti,” tegas Ryamizard.

Mantan KSAD ini menyebut kewenangan pengusutan keterlibatan Tim Mawar dalam kerusuhan 21-22 Mei 2019, saat ini ada pada Polri. “Kalau ada (keterlibatan Tim Mawar saat kerusuhan 21-22 Mei) itu tanya sama polisi. Kalau misalnya salah, polisi yang mengusut,” ujarnya.

Seperti diketahui, nama Tim Mawar, kelompok penculik aktivis pada peristiwa Mei 1998, mencuat dan diisukan sebagai dalang aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh pada 21 dan 22 Mei 2019 lalu.

Baca Juga :   Empat Anak Penggugat Ibunya Keberatan Disebut Durhaka

Pengacara mantan pimpinan Tim Mawar, Mayjen TNI (Purnawirawan) Chairawan, Hendriansyah membantah keterlibatan kliennya dalam aksi kerusuhan 21-22 Mei 2019. Lebih lanjut dia mengatakan mantan Tim Mawar tidak tahu menahu kejadian 21-22 Mei.

“Lagi pula, tidak ada lagi tim mawar itu. Dari 1999 sudah bubar. Ini kan sama saja membangkitkan zombie yang sudah tidak ada. Kok bisa, sebesar Majalah Tempo menulis berita langsung menuduh,” katanya lagi. (viva.co.id)

Iklan Warung Seblak Dadaan Sunda di Citimall Lahat

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Kemenkumham: Lamanya Setnov di Gunung Sindur Tergantung Perilakunya

Bandung, KoranSN Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Barat Liberti Sitinjak mengatakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.