Sabtu , Februari 16 2019
Home / Headline / Sabu dan Ekstasi 45 M Dimusnahkan

Sabu dan Ekstasi 45 M Dimusnahkan

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara bersama Wakil Gubernur Mawardi Yahya dan Kajati Sumsel, Ali Mukartono memusnahkan 20 batang ganja di halaman Mapolda Sumsel, Selasa (22/1/2019). (foto-Ferdinand Deffriyansyah/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Sebanyak 13,5 Kg sabu dan 5.550 butir ekstasi dengan nilai Rp 45 miliar, Selasa (22/1/2019) dimunahkan di halaman Mapolda Sumsel. Barang bukti yang dimusnahkan ini merupakan hasil ungkap kasus Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel sepanjang Desember 2018 hingga Januari 2019.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, semua barang bukti yang dimusnahkan tersebut diamankan dari tangan tersangka yang diantaranya; tersangka Firmansyah, Eni Kusrini, Sukardiman, M Riduan ,Marlina, Didik Haryadi dan Iwan Saputra.

“Dari para tersangka ini untuk Firmansyah dan Eni Kusrini merupakan satu keluarga, dimana Eni adalah mertuanya. Bahkan Firmansyah merupakan pecatan anggota kepolisian tahun 2016, dimana saat itu Firmansyah menghalangi anggota BNN yang hendak melakukan penangkapan dengan mendorong mobil petugas ke jurang. Setalah ditangkap, ternyata dia merupakan anggota polisi hingga saat itu Firmansyah diproses dan dipecat dari kepolisian. Namun kali ini, dia (Firmansyah) tertangkap dalam kasus narkoba,” ungkapnya.

Dijelaskan Kapolda, sedangkan untuk barang bukti yang diamankan dari tersangka Firmansyah dan Erni jumlahnya sangat banyak, dimana dari tangan Firmansyah saat penangkapan dilakukan diamankan sabu seberat 1,8 Kg dan 500 butir ekstasi, kemudian dari tangan tersangka Eni diamankan barang bukti 5,4 Kg sabu.

“Dari barang bukti kedua tersangka tersebut ditambah dengan barang bukti tersangka lainnya yang kami tangkap sejak Desember 2018 lalu hingga jumlah seluruhnya mencapai 13,5 Kg sabu dan 5.550 butir ekstasi, dan jika dinominalkan harga semua Narkoba ini mencapai Rp 45 miliar. Nah, semua barang bukti inilah yang kita musnahkan,” katanya.

Baca Juga :   Asap Hitam Membumbung Tinggi di Tol Palindra

Lanjut Kapolda, bukan hanya itu dalam pemusnahan barang bukti tersebut pihaknya juga memusnahkan 20 batang ganja yang merupakan hasil pengungkapan kasus ladang ganja seluas 2 hektare oleh Polres Empat Lawang.

“Dalam pengungkapan kasus Narkoba di Sumsel ini kami tegas, bahkan sepanjang 2018 lalu ada 6 tersangka Narkoba yang ditembak hingga mati,” ujarnya.

Lebih jauh Kapolda mengungkapkan, jika di tahun 2019 ini dirinya tetap akan menyikat para pelaku Narkoba.

Bahkan ia tak segan-segan menindak tegas oknum anggota yang terlibat Nakroba.

“Seperti baru-baru ini, pemberitaan tentang Kapolres Empat Lawang yang beritanya viral di peringkat 9 se-Indonesia hingga saya mendapat teguran dari Jakarta (Mabes Polri), dan saya tidak main-main hingga Kapolres Empat Lawang saat ini telah saya copot dan diproses. Bukan hanya itu, dari informasi yang saya terima diduga masih ada oknum polisi di Empat Lawang terlibat Narkoba, ini akan saya cek. Apabila benar dan ditemukan barang bukti Narkoba maka akan saya tembak oknum polisi tersebut. Jadi jika terbukti saya sikat benar mereka,” tegas Kapolda.

Baca Juga :   Miliki 11 Paket Sabu, Briptu AF Tertangkap

Menurutnya, peredaran Nakroba di Sumsel saat ini sudah masif serta telah menyentuh berbagai kalangan hingga ke plosok-plosok desa terpencil. Untuk itulah dirinya mengajak masyarakat dan instansi terkait memerangi Narkoba.

“Narkoba ini merusak generasi bangsa, dari itu saya mengajak semua lapisan masyarakat di Sumsel, BNN, Dinas Kesehatan, Pomdam TNI, aktivis anti Narkoba serta seluruh stakeholder lainnya, mari kita bersama-sama mencegah dan memberantas Narkoba di Provinsi Sumsel ini,” pungkas Kapolda.

Pantauan di lapangan, sebelum dilakukan pemusnahan semua barang bukti Narkoba dicek keasliannya oleh petugas Labfor Mabes Polri Cabang Palembang. Dalam pemusnahan tersebut untuk barang bukti sabu dan ekstasi dimusnahkan dengan cara dicampur deterjen guna menghilangkan zat Narkoba.

Setelah itu, barulah sabu dan ekstasi diblender hingga menjadi bubur lalu dibuang ke parit yang ada di sekitaran Mapolda Sumsel. Sementara untuk barang bukti batang ganja dimusnahkan dengan cara dibakar ke dalam tong yang sudah dipersiapakan di halaman Mapolda Sumsel.

Hadir dalam pemusnahan barang bukti tersebut, Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya, Kajati Sumsel, Ali Mukartono dan Kepala BNNP Sumsel, Brigjen Pol John Turman Panjaitan. (ded)

Hotel Grand Inna Palembang Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Tak Dikasih Uang, Suami di Muratara Cekik dan Ancam Istri Pakai Kapak

Musirawas, KoranSN Kasus tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kembali terjadi dalam wilayah hukum ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.