Sakit Hati, Bambang Curi Sepeda Motor Pembawa Acara OT

Foto Ilustrasi. (Foto-Net)
Foto Ilustrasi. (Foto-Net)

Palembang, KoranSN

Sakit hati karena istrinya tak diperbolehkan bernyanyi di panggung hiburan Orgen Tunggal (OT) pada acara kemeriahan HUT 17 Agustus 2016 lalu, Bambang Setia Budi alias Budi (39) nekat mencuri sepeda motor korban Edi Yanto Muslah alias Gilik (35), pembawa acara OT di kemeriahan HUT RI tersebut.

Akibat pencurian itu, warga Jalan Silaberanti Lorong Slamet RT 29 RW 07 Kelurahan Silaberanti Kecamatan SU I ini, Rabu (2/11/2016) terpaksa mendekam di sel tahanan Polresta Palembang usai ditangkap jajaran Sat Reskrim unit Ranmor.

Saat diamankan, tersangka Budi menuturkan, jika pencurian itu dilakukan lantaran sakit hati dengan ulah korban yang tak memperbolehkan istrinya bernyayi. Untuk membalas sakit hatinya lantas ia nekat mencuri sepeda motor korban yang saat kejadian sedang terparkir di halaman rumah korban di Jalan Silaberanti Kecamatan SU-I.

Baca Juga :   Pencuri Spion Mobil Ditangkap Polisi

“Saya malu dengan warga yang lain, karena korban tak memperbolehkan isteri saya bernyanyi di atas panggung. Saat naik ke panggung mikrofon (pengeras suara) yang berada ditangan isteri saya dirampas korban yang saat itu membawa acara HUT 17 Agustus 2016,” katanya.

Dilanjutkannya, usai mencuri kemudian sepeda motor milik korban langsung dijualkannya kepada temannya ‘HR’ (DPO) sebesar Rp 3 juta.

“Uang hasil menjual sepeda motor itu, saya belikan satu helai celana jeans di Pasar 16 Ulu, sisanya saya gunakan untuk kebutuhan makan dan minum sehari-hari,” tandasnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Marulli Pardede mengatakan, bersama tersangka pihaknya juga turut mengamankan barang bukti berupa satu helai celana jeans yang dibeli tersangka dari hasil penjualan sepeda motor milik korban, serta satu lembar STNK asli sepeda motor BG-6931-ID milik korban yang ditunjukan korban saat melapor ke Polresta Palembang.

Baca Juga :   Warga Pengabuan PALI Tewas Terlindas Mobil

“Atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian yang ancamannya lima tahun kurungan penjara,” tegas Kasat. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Ketua KPK Prihatin 26 dari 34 Provinsi Terjadi Kasus Korupsi

Jakarta, KoranSN Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri mengaku prihatin karena 26 dari 34 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.