Saksi Dugaan Kasus Korupsi PDPDE Diperiksa di Kejagung

“Pemeriksaan mantan Kadis ESDM Sumsel yang menjabat tahun 2010 tersebut dilakukan Kejagung RI pada Rabu (6/1/2021). Adapun tujuan pemeriksaan saksi, yakni untuk mencari tersangka dalam dugaan kasus ini,” ungkapnya kala itu.

Selain itu Khaidirman juga telah mengatakan, jika dugaan kasus ini terjadi bermula saat PT DKLN perusahaan milik Mudai Madang menjalin kerja sama dengan PT PDPDE terkait jual beli gas bumi. Dalam kerjasama tersebut, PT DKLN dan PT PDPDE membentuk perusahaan konsorsium, yakni bernama PT PDPDE Gas.

Baca Juga :   Layanan Tukar Uang Pecahan Kecil Masih Dibuka di BKB (FOTO)

“Perusahaan konsorsium PT PDPDE Gas yang dibentuk inilah dijadikan sebagai perusahaan yang melakukan aktivitas jual beli gas bumi. Dimana dalam pelaksanaan jual beli gas tersebut ternyata dilakukan tidak sesuai ketentuan, sehingga PT PDPDE yang merupakan BUMD Pemprov Sumsel diduga mengalami kerugian negara,” ujar Khaidirman kala itu.

Sedangkan Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumsel, Zet Tadung Allo belum lama ini juga telah menjelaskan, jika berdasarkan penghitungan internal pihaknya dalam dugaan kasus korupsi penjualan gas PT PDPDE diketahui jika nilai kerugian negaranya mencapai Rp 1 triliun lebih. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Nyoblos Di Kampung Tuna Netra (FOTO)

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Lagi, Para Saksi Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya Diagendakan Dipanggil Kejati

Palembang, KoranSN Setelah minggu lalu sejumlah mantan pejabat Pemprov Sumsel, diantaranya Akmad Najib (mantan Asisten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.