Home / Gema Sriwijaya / Sampah Menumpuk Dijalanan Simpang Bandara

Sampah Menumpuk Dijalanan Simpang Bandara

Tampak Sampah yang memenuhi jalan lintas. (foto-anasrul/koransn.com)

PALI, KoranSN

Akibat jalan yang sulit dijangkau kendaraan dump truk serta kekurangan alat berat membuat sampah yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kecamatan Talang Ubi PALI, di Simpang Bandara Kelurahan Handayani Mulya menumpuk dipinggir jalan hingga menghabiskan setengah jalan.

Akibatnya, kondisi ini membuat tidak nyaman para warga yang berlalu-lalang di sekitar daerah itu.

“Padahal, lahan TPA masih tampak kosong dan lokasi TPA hanya beberapa meter dari sampah yang menumpuk, namun petugas sampah memilih membuang sampah dipinggir jalan. Bahkan ada yang menumpuk di depan kebun karet warga,” kata Mardi, warga Talang Ubi.

Dia berharap agar Pemkab PALI untuk segera membersihkan sampah yang menumpuk di pinggir jalan menuju TPA tersebut.

“Melalui Dinas Lingkungan Hidup, kami minta bersihkan, karena sangat menggangu dan kami minta kepada petugas pengangkut sampah agar membuang sampah di TPA,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup PALI, Mukhlis Nabil melalui Kabid LH, Bakrin memberikan alasannya terkait sampah menumpuk di pinggir jalan menuju TPA.

“Sampah itu sudah lama menumpuk dan kejadian itu saat kepemimpinan Dinas LH yang lama. Sudah kami upayakan memindahkan sampah itu masuk ke TPA, tapi karena terkendala dana dan alat berat untuk mendorong tumpukan sampah itu, pembersihan menjadi tertunda,” ucapnya saat dijumpai Suara Nusantara di ruang kerjanya, Kamis (7/12/2017).

Meski demikian, dikatakan Bakrin pihaknya tetap berupaya menyingkirkan sampah itu dengan bekerjasama dengan pihak ketiga, dan saat ini pihaknya menunggu alat berat yang akan memindahkan sampah tersebut.

“Kita juga sempat meminjam alat berat dari PT Santika selama tiga hari untuk bisa mendorong tumpukan sampah agar bisa melewatkan mobil melintas. Dan itu dilakukan setiap tiga bulan sekali meskipun tidak ada anggaran. Karena biasanya, tiga bulan sekali sampah sudah penuh dan membuat dump truck pengangkut sampah tidak bisa membuang jauh ke TPA,” terangnya.

Dijelaskannya pula, untuk di PALI baru ada satu TPA untuk mengcover lima kecamatan yang ada.

“Kalau dari Talang Ubi saja sehari tujuh dump truck, kemudian satu dump truck dari Tanah Abang. Untuk wilayah masih luas, yakni 8 Ha. Tetapi akses masuknya yang sulit karena di lokasi banyak pecahan kaca maupun paku yang mengakibatkan ban kendaraan cepat rusak,” tutupnya. (ans)

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Pemkot Palembang Diminta Tuntaskan Dugaan Pungli di Pasar Cinde

Pelmbang, KoranSN Ratusan pedagang Pasar Cinde mendatangi Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Senin (11/12/2017). Kedatangan ...

error: Content is protected !!