Santri Keluhkan Bau Busuk dan Lalat

Petugas DLH saat mengecek kondisi kandang ayam. (foto-siryanto/koransn)

Banyuasin, KoranSN

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyuasin mengecek kandang ayam yang berada di dekat Pondok Pesantren Kodratullah Desa Langkan Kecamatan Banyuasin III. Pengecekan dilakukan terkait keluhan santri yang mengeluhkan banyaknya lalat dan bau tak sedap yang diduga berasal dari kandang ayam.

“Ya, Kamis (9/1/2020) lalu kami sudah turun ke lapangan untuk mengecek keluhan masyarakat tersebut. Memang di sekitar Ponpes Kodratullah Langkan itu ada sekitar 140 kandang ayam yang dikelola 3 pengusaha kandang ayam,” ujar Kepala DLH Banyuasin, Izromaita, Senin (13/1/2020).

Dijelaskan Izro, saat dilakukan pengecekan bau dan lalat yang dikeluhkan sudah tidak ada lagi. Namun, demikian pihaknya akan tetap mencarikan solusi agar adanya usaha kandang ayam tidak merugikan masyarakat sekitar.

Baca Juga :   Bupati Banyuasin Tinjau Proyek TMMD ke-107 Desa Taja Mulya

“Kami juga sudah menggelar rapat bersama dengan Sekda Banyuasin untuk membahas masalah itu. Langkah selanjutnya kami akan membentuk tim dan pengundang para pihak masyarakat, Ponpes dan pengusaha kandang ayam untuk mencari solusi permasalahan tersebut,” ujar Izro.

Kata dia, pihak pengusaha kandang ayam mesti beternak ramah lingkungan, jangan sampai mengganggu lingkungan dan menjadi ancaman penyakit bagi masyarakat.

“Di satu pihak masyarakat harus dilindungi dari penderitaan akibat lalat dan bau tidak sedap, dilain pihak tetap diberikan peluang bagi pengusaha karena mereka sudah cukup lama berada disitu,namun harus mengikuti kaidah dan peraturan yang berlaku alias tidak mengganggu ponpes qodratullah,” tegas dia.

Baca Juga :   Banyuasin Menuju Kabupaten Bebas Sajam

Sementra itu, Dedi, salah satu santri Ponpes Kondratullah Langkan menyebut sering mencium aroma yang tak sedap berasal dari kandang ayam. Tak hanya itu, lalat juga sering berterbangan dimakanan dan ruang kelas saat proses belajar dan mengajar.

“Iya ini sudah lama, baunya kadang hilang kadang muncul, sehingga kami sangat terganggu saat belajar. Kami harap pemerintah banyuasin dapat memberikan tuguran kepada pengusaha kandang ayam agar ramah lingkungan,” harap dia.  (sir)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Dapat Bantuan Bupati Banyuasin, Keluarga Korban Kecelakaan Speedboat Tak Kuasa Tahan Tangis

Pangkalan Balai, KoranSN Para keluarga korban kecelakaan speedboat di Desa Suka Mulia Primer 2 Karang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.