Home / Kota Musi / Satgas Disebar Tertibkan Parkir Liar di Palembang

Satgas Disebar Tertibkan Parkir Liar di Palembang

Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pol Dwi Asmoro memasangkan rompi kepada Satgas Anti Parkir Liar. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Satgas Anti Parkir Liar yang merupakan personil gabungan dari pihak kepolisian Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel, Sat Lantas Polresta Palembang, Reserse Ditreskrimum Polda Sumsel, POM TNI, Dishub dan Sat Pol PP disebar untuk menertibkan parkir liar di Kota Palembang.

Demikian dikatakan Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pol Dwi Asmoro usai apel Satgas Anti Parkir Liar dan melawan arus di halaman Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel, Rabu (17/7/2019).

“Satgas ini disebar untuk menertibkan parkir-parkir liar dan kendaraan yang melawan arus di Kota Palembang. Operasi yang dilakukan Satgas ini akan berlangsung selama 14 hari dan baerakhir pada 31 Juli 2019 mendatang,” ungkapnya.

Baca Juga :   Menkominfo Nilai Alex Noerdin Itu Great Salesman

Masih dikatakannya, dalam operasi penertiban ini Satgas akan melakukan penegakan hukum kepada kendaraan yang parkir bukan di tempatnya dan penindakan hukum kepada pengemudi kendaraan yang melawan arus.

“Sedangkan untuk Jukir liar akan ditertibkan oleh anggota reserse Ditreskrimum Polda Sumsel. Kemudian untuk penegakan hukum kepada kendaraan yang parkir tidak pada tempatnya akan dilakukan oleh pihak Dishub,” ungkapnya.

Lanjutnya, melalui operasi ini diharapkan Kota Palembang dapat menjadi tertib yakni tertib parkir kendaraan dan tertib lalu lintas para pengemudi kendaraannya.

“Seperti diketahui jika Kota Palembang kini sudah menjadi Kota Metropolitan, dan Palembang adalah wajah serta potret Sumsel. Maka dari itu harus dilakukan penertiban, apalagi Palembang sudah sering menjadi tempat digelarnya event nasional dan internasional. Bahkan dalam waktu dekat, di Kota Palembang akan digelar Turnament Bowling Internasional yang dikuti oleh 93 negara, untuk itu Palembang harus tertib,” tandasnya.

Baca Juga :   Sumsel Sepakat Pemilu Damai

Sementara Kabid Pengawasan dan Operasional Dishub Kota Palembang, Marta Edison mengatakan, parkir kendaraan di sepanjang jalan nasional diantaranya seperti Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Basuki Rahmat merupakan parkir ilegal. Sebab, selama ini Dinas Perhubungan Kota Palembang tidak pernah memberikan izin untuk parkir di badan jalan nasional.

“Hal tersebut juga diatur dalam Undang-Undang Lalu Lintas, dimana di Jalan Nasional tidak boleh dijadikan kendaraan untuk parkir. Sedangkan untuk Jukir, kalau Jukir resmi yang bersangkutan memiliki id card dan lahan parkirnya bukan di jalan nasional,” terangnya.

Sedangkan Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, AKBP Eko mengungkapkan, dalam penegakan hukum kepada Jukir liar di Kota Palembang pihaknya akan melakukan pembinaan dan arahan.

“Namun untuk Jukir yang melakukan pemerasaan dan pengancaman tentunya akan kami proses hukum,” tegas Eko. (ded)

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Herman Deru Bangga Anak-Anak Sumsel Diajarkan Cinta Sejarah Sejak Dini

Palembang, KoranSN Bintang kecil di langit yang biru Amat banyak menghias angkasa Aku ingin terbang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.