Satu Pekerja Berstatus ODP, Pertamina Perketat Pemantauan

Fajriyah Usman.(foto-istimewa)

PALI, KoranSN

Pekerja Pertamina Pendopo yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus corona saat ini sudah dilarikan ke RS Mohammad Husein Palembang, Sabtu (28/3/2020).

Keterangan itu didapat dari press release yang disampaikan oleh VP Corporate Communication PT Pertamina, Fajriyah Usman, Sabtu (28/3/2020) malam.

“Pekerja Pertamina Grup di Pendopo Field yang berstatus ODP (Orang Dalam Pemantauan), dalam penanganan medis Rumah Sakit Prabumulih dan kondisinya kian membaik, saat ini ODP sedang melakukan pemeriksaan medis lanjutan di Rumah Sakit Mohammad Hoesin di Palembang,” katanya.

Lebih lanjut, pihaknya juga mengklaim terus memantau dan memastikan yang bersangkutan mendapatkan penanganan medis sesuai dengan prosedur.

“Pertamina terus memantau dan memastikan yang bersangkutan mendapatkan penangan medis sesuai dengan prosedur. Segenap manajemen dan karyawan Pertamina berdoa semoga pekerja tersebut dapat segera pulih,” imbuhnya.

Pihak pertamina juga sudah melakukan penelusuran terhadap aktivitas pekerja tersebut.

“Sejumlah orang yang pernah berinteraksi dengan pekerja tersebut sudah diwajibkan karantina mandiri. Sejak virus COVID-19 merebak, Pertamina telah aktif melakukan sejumlah upaya untuk mengantisipasi penyebaran virus ini terutama di lingkungan kantor. Diantaranya pelarangan perjalanan dinas ke Luar Negeri, pengaturan mekanisme kerja termasuk diantaranya Work From Home (WFH), menyediakan masker dan hand sanitizer di titik-titik area publik,” tambahnya.

Baca Juga :   Polres Lahat Apresiasi Kaum Disabilitas Keliling Nusantara

Selain itu juga dilakukan penyemprotan disinfektan di ruang kerja, area publik, fasilitas operasional hingga fasilitas pelayanan publik seperti SPBU termasuk memberikan proteksi tambahan berupa masker dan sarung tangan untuk operator SPBU dan awak mobil tanki.

“Seluruh kegiatan operasional dari hulu ke hilir dan pelayanan BBM/LPG berjalan dengan baik dan terus dimonitor oleh Tim Satgas COVID-19 Pertamina,” ujarnya.

Setelah merebak wabah virus corona, Pertamina EP Asset 2 memberlakukan kebijakan pengaturan mekanisme kerja dengan tetap mengutamakan kelancaran kegiatan operasional.

“Untuk pekerja yang datang dari luar kota dilakukan self quarantine selama 14 hari dan mereka diwajibkan rutin melaporkan ke dokter perusaahan. Bahkan setiap Pekerja dan Keluarga wajib mengisi Form Laporan Pengendalian Covid-19 secara online setiap hari. Penyemprotan disinfektan juga dilakukan di area perumahan dan perkantoran area Pertamina EP Aset 2,” pungkasnya seraya mengatakan seluruh kegiatan operasional dari hulu ke hilir dan pelayanan BBM/LPG berjalan dengan baik dan terus dimonitor oleh Tim Satgas COVID-19 Pertamina.

Baca Juga :   Ingat! Siswa PAUD/TK Jangan Diberikan Pelajaran Berat

Sebelumnya, menyebar kabar melalui pesan berantai di grup WA yang menyatakan bahwa karyawan Pertamina Pendopo dilarikan ke RS Pertamina Prabumulih karena indikasi positif virus corona, lantaran karyawan tersebut mengidap penyakit seperti ciri-ciri virus corona dan baru pulang dari Tanggerang. (ans)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Tuntaskan Pembangunan Jembatan Ogan IV yang Sempat Mangkrak

Baturaja, KoranSN Komitmen Gubernur Sumsel H Herman Deru untuk menyelesaikan sejumlah proyek fisik yang tak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.