Sekolah di Muratara Wajib Berikan Rewads Pada Juara Kelas

Kabid Disdas Dinas pendidikan Muratara, Abdul Kadir. (Foto-Sunardi/Koransn)

Muratara KoranSN

Karena di dalam raport tidak dituliskan perengkingan maka pihak sekolah wajib memberikan ‎rewads pada juara kelas. Hal itu sudah diatur dalam program K13 yang telah diterapkan khususnya di wilayah Kabupaten Muratara oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Muratara.

“Sekarang sudah berjalan 70 persen dan tahun 2018 nanti sudah di pastikan100 persen. Tetapi kami minta kepada pihak sekolah negeri untuk memberikan rewads kepada juara kelas. Sebagai tanda juara, dan memotivasi kepada anak,” ujar Kepala Disdik Muratara, Abdurrahman Wahid melalui Kabid Dikdas, Abdul Kadir.

Ia menjelaskan, tidak begitu banyak kendala dalam penerapan program K 13 tersebut, tetapi untuk wilayah Kabupaten Muratara ini hanya fasilitas jaringan internet dan jaringan listrik untuk wilayah tertentu, sehingga harus mencari tempat yang layak.

Baca Juga :   Tekankan Tanggungjawab dan Kesadaran Dalam Mendukung Pembiayaan Pembangunan Daerah, BPPRD OKUS Gelar Sosialisasi

“Penerimaaan raport siswa semester pertama masih menggunakan ‎hasil sementara, karena masih harus menunggu proses pencetakan hasilnya. Jika raport lama tinggal mengisi jadi cepat,” ucapnya.

Riwads, lanjutnya, diberikan kepada juara kelas itu memotivasi siswa supaya lebih semangat dan giat dalam belajar serta memberitahu kepada wali murid bahwa anaknya mendapatkan juara kelas. Sedangkan diraport siswa itu tidak dituliskan perengkingan.

“Kenapa tidak diisi perengkingan? Supaya tidak menyakiti perasaan yang belum mendapatkan juara. Dan tetap termotivasi untuk bersaing dalam kelas,” jelasnya.

Sementara salah satu orang tua atau wali siswa, Ali mengaku, sempat tidak mengetahui bahwa anaknya tidak mendapatkan juara kelas karena tidak ada pemberitahuan rengking kelas diraport anaknya.

Baca Juga :   Pelanggar Prokes Covid-19 Nyanyikan Lagu Nasional, Terjaring Operasi Yustisi

“Ya, biasanya dulu ada perengkingan kelas. Tetapi kali ini tidak ada ternyata sudah menerapkan K13. Tetapi anak saya sempat mengaku dapat juara kelas tetapi saya tidak yakin walaupun nilainnya bagus,” katanya.

Ia berharap walaupun ada tulisan lembaran terpisah dari rapotr ada pemberitahuan bahwa anak itu mendapatkan juara kelas.

“Mungkin lebih baik dikasih piagam atau piala kepada anak-anak yang mendapatkan juara,sebagai motivasinya,” pungkasnya. (snd)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Bupati Lahat Buka Secara Resmi Festival Tari Kreasi Tradisional dan Lagu Daerah

Lahat, KoranSN Dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan potensi daerah, Pemerintah Kabupaten Lahat melalui Dinas Pariwisata …