Home / Gema Sriwijaya / Banyuasin / Sekolah Jangan Kurangi Dana BOS untuk Beli Buku!

Sekolah Jangan Kurangi Dana BOS untuk Beli Buku!

Sukseskan Asian Games di Jakarta dan Palembang Tahun 2018
Zulkarnain. (foto-siryanto/koransn.com)

Banyuasin, KoranSN

Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disdikporapar) Kabupaten Banyuasin meminta para kepala sekolah tidak mengurangi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pembelian buku. Sebab, banyak siswa dan guru yang tak memiliki buku sebagai panduan belajar.

Permintaan itu disampaikan Kepala Disdikporapar Banyuasin melalui Kepala Bidang Pembinaan, Zulkarnain dalam rapat koodinasi seluruh kepala sekolah di gedung B Disdikporapar Kabupaten Banyuasin, kemarin.

“Dana BOS buku sebesar 20 persen jangan sampai dikurangi untuk kebutuhan lain, karena pembelian buku sudah masuk dalam petunjuk BOS,” ujarnya.

Ia mengatakan, dana BOS sebesar 20 persen, bisa digunakan sesuai dengan jumlah buku yang diperlukan. Dalam penggunaannya, dana BOS memiliki beberapa point yang harus dipenuhi, yaitu pembelian buku untuk siswa dan untuk di perpustakaan.

“BOS buku memang sudah khusus disediakan oleh pemerintah,” kata Zulkarnain.

Dijelaskanya, besaran dana yang digunakan harus disesuaikan dengan jumlah buku yang diperlukan.

Secara khusus, bantuan buku untuk sekolah dari Disdikporapar memang belum dianggarkan secara rutin, karena sekolah sudah memiliki dana BOS buku, terutama untuk kurikulum 2013.

“Kalau kepala sekolah tidak beli buku, jangan salahkan Disdikpora, itu salah mereka sendiri, jadi jangan merengek-rengek dan terus meminta bantuan pada Disdikpora, karena anggaran Disdikpoprapar sangat terbatas,” tukasnya seraya berharap agar pihak sekolah benar-benar bisa menyediakan buku sesuai dengan petunjuk BOS.

Dijelaskannya, dana BOS juga bisa digunakan untuk kegiatan bimbingan teknik terhadap guru, terutama bagi sekolah yang sudah menerapkan K-13 untuk peningkatan mutu guru bisa dilaksanakan oleh sekolah sendiri, tidak harus mendapat anggaran dari pemerintah.

“Memang masih banyak guru yang belum mengikuti bimbingan teknik untuk implementasi K-13, diharapkan melalui anggaran BOS bisa menyelenggarakan kegiatan peningkatan mutu guru. Dana BOS disediakan oleh pemerintah digunakan untuk peningkatan mutu sekolah, sehingga proses pembelajaran berjalan lancar,” sambungnya.

“Kami tidak mau lagi mendengar adanya kepala satuan pendidikan baik sekolah dasar (SD) maupun kepala sekolah menengah pertama (SMP) mengeluhkan kekurangan buku, karena semuanya sudah diatur sesuai dengan kebutuhan sekolah, kecuali anggaran BOS buku dikurangi oleh sekolah,” pungkasnya. (sir)

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kabupaten Lahat Periode 2019-2024

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

LIPI Gelar Pelatihan Diseminasi Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi

Indralaya, KoranSN Ratusan peserta yang terdiri dari perangkat desa, karang taruna dan masyarakat mengikuti pelatihan ...

error: Content is protected !!