Sekwan Belum Terima Surat Panggilan 25 Anggota DPRD Muara Enim Terkait Diagendakan Saksi Sidang OTT Ahmad Yani

Bupati Muara Enim, Ahmad Yani saat menjalani persidangan. (foto-ferdinand/koransn)

Muara Enim, KoranSN

Sekretariat DPRD Muara Enim hingga kini belum menerima surat pemberitahuan pemanggilan 25 anggota DPRD Muara Enim yang direncanakan akan diagendakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi saksi dalam sidang Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Muara Enim Ahmad Yani.
Demikian dikatakan Plt Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Muara Enim, Lido Septontoni, Kamis (23/1/2020).

“Hingga hari ini (kemarin red) Sekretariat DPRD Muara Enim belum menerima surat dari JPU KPK perihal pemanggilan anggota DPRD Muara Enim sebagai saksi dalam sidang OTT Bupati Ahmad Yani,” katanya.

Lido mengaku, dia mengetahui adanya anggota DPRD Muara Enim yang akan diagendakan sebagai saksi dalam sidang tersebut justru dari pemberitaan media. Dimana dari pemberitaan itu juga disebutkan 25 anggota DPRD Muara Enim diagendakan akan dihadirikan sebagai saksi dalam sidang itu.

Baca Juga :   Begal di Talang Betutu Nyaris Tewas Dimassa Warga

Dari 25 anggota DPRD Muara Enim itu, Lido menguraikan, terdiri dari anggota DPRD yang lama periode 2014-2019 dan anggota DPRD Muara Enim periode 2019-2024. Hal ini dikarenakan untuk anggota DPRD Muara Enim yang sekarang ini atau periode 2019-2024 hanya ada 15 orang, sisanya 10 orang lagi merupakan anggota DPRD periode yang lama.

Kendati demikian untuk aktivitas di DPRD Muara Enim kata Lido, berjalan seperti biasanya. Tidak berpengaruh, walaupun adanya peristiwa tersebut.

“Agenda kegiatan di DPRD Muara Enim ini berjalan normal seperti biasanya,” ungkap Lido.

Baca Juga :   Polresta Palembang dan Polda Metro Jaya Ungkap Penyeludupan 40 Kg Sabu dan 40 Ribu Ekstasi

Sebelumnya Jaksa Penutut Umum (JPU) KPK, Roy Riadi mengatakan, jika dalam sidang OTT Bupati Muara Enim di Pengadilan Tipiko Palembang pihaknya mengagendakan 25 anggota DPRD Muara Enim sebagai saksi dalam persidangan tersebut.

“Saksi 25 anggota DPRD Muara Enim nantinya pasti mereka kami agendakan menjadi saksi di persidangan, tapi dalam menghadirkan saksi-saksi tersebut tentunya kita lakukan sesuai waktu situasionalnya apakah semua anggota DPRD ini bisa kita hadirkan atau hanya sebagian saja,” tandas JPU KPK saat itu. (yud/ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Lagi, 5 Pasangan Mesum Diamankan di Kamar Penginapan

Palembang, KoranSN Setelah sebelumnya lima pasangan bukan suami isteri terjaring razia Polsek Kemuning dari kamar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.