Selfie di Kolam Galian Soekarno Hatta, 2 Remaja Putri Tewas Tenggelam

Tampak Tim Basarnas Palembang saat mengevakuasi jenazah korban yang ditemukan tewas tenggelam. (Foto-foto/Basarnas Palembang)

Palembang, KoranSN

Anaisha Putri Aulia (14) dan Icitari Kamila Tyas (14), Jumat sore (26/1/2016) tewas tenggelam di kolam galian yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Talang Kelapa Kecamatan Alang-Alang Lebar Palembang.

Pihak Basarnas Kota Palembang yang mendapatkan informasi adanya korban tenggelam di kolam tersebut langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penyisiran mencari korban.

Dengan menerjunkan tim penyelam Basarnas Palembang, akhirnya kedua korban ditemukan dengan kondisi tewas.

Kemudian kedua jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, dan kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Kepala Basarnas Palembang, Toto Mulyono mengatakan, pada pukul 16.00 WIB Basarnas Palembang mendapatkan informasi adanya warga yang tenggelam di kolam tersebut hingga petugas mendatangi lokasi. Kemudian sekitar pukul 16.15 WIB, petugas Basarnas tiba di kolam itu untuk melakukan pencarian kedua korban.

Menurut Toto, setiba di lokasi diketahui jika korban yang tenggelam bernama Anaisha Putri Aulia dan Icitari Kamila Tyas. Sedangkan dua rekan korban, Nyayu Siti Fatimah (14) dan Siti Nurhaliza (14) berhasil selamat.

Baca Juga :   Pelaku Begal di Kambang Iwak Alih Profesi Jadi Jambret

“Kemudian tim Basarnas yang melakukan pencarian melakukan penyelaman di kolam tersebut. Sekitar pukul 17.32 WIB korban atas nama Anaisha Putri Aulia ditemukan dengan kondisi meninggal dunia. Tak lama kemudian sekitar pukul 17.45 WIB korban Icitari Kamila Tyas juga berhasil ditemukan dengan kondisi meninggal dunia. Selanjutnya kedua jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang,” katanya.

Tim Basarnas Palembang saat mengevakuasi korban.

Siti Nurhaliza korban yang selamat mengatakan, saat kejadian dirinya dan Nyayu Siti Fatimah bersama dua korban yang meninggal dunia yakni; Anaisha Putri Aulia dan Icitari Kamila Tyas  mendatangi kolam galian tersebut untuk berfoto di pinggiran kolam. Ia dan rekan-rekan yang merupakan pelajar SMK Indo Health School (IHS) Palembang datang ke lokasi usai pulang dari sekolah.

“Saat tiba di lokasi, Nyayu Siti Fatimah bersama dua korban yakni Anaisha Putri Aulia dan Icitari Kamila Tyas foto di pinggiran kolam. Sedangkan saya duduk melihat mereka, tiba-tiba pinggiran kolam yang diinjak mereka longsong hingga ketiganya masuk ke dalam kolam tersebut, karena saya tak biasa berenang maka saya meminta tolong kepada seorang warga yang saat kejadian ada di sekitar lokasi,” ujarnya.

Baca Juga :   Curi HP Buat Ongkos Mudik Lebaran, Warga Muba Dimassa

Masih dikatakannya, namun saat ditolong oleh seorang warga tersebut hanya Nyayu Siti Fatimah yang berhasil diselamatkan, sementara Anaisha Putri Aulia dan Icitari Kamila Tyas hilang tenggelam,” ujarnya.

Sementara Nyayu Siti Fatimah mengungkapkan, ketika kejadian dirinya panik karena tak bisa berenang. Tak lama kemudian ada seorang warga yang menariknya ke pinggir kolam tersebut.

“Saat kejadian saya bersama korban Anaisha Putri Aulia dan Icitari Kamila Tyas sedang foto selfie. Saya yang memegang HP. Tiba-tiba kami terpeleset dan jatuh ke dalam kolam itu,” ungkapnya.

Terpisah Kapolsek Sukarami, Kompol Rivanda mengatakan, atas kejadian tersebut dua korban meninggal dunia karena tenggelam. Bahkan usai mendapat informasi adanya kejadian tersebut polisi telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP serta mengevakuasi korban.

“Dugaan sementara keduanya tewas karena tenggelam. Kini kedua jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan. Setelah diperiksa kedua jenazah akan diserahkan ke pihak keluarga korban untuk dimakamkan,” tandas Kapolsek. (ded)

Suasana Tim Basarnas Palembang mengevakuasi korban yang tenggelam dari dalam kolam.

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Jaksa KPK Tidak Hadirkan Hasto Kristiyanto di Sidang Wahyu Setiawan

Jakarta, KoranSN Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK memutuskan untuk tidak menghadirkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, …