Home / Headline / Senggolan Sepeda Motor Jadi Awal Pembunuhan Anggota Brimob di OKUS

Senggolan Sepeda Motor Jadi Awal Pembunuhan Anggota Brimob di OKUS

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara. (foto-humas polda sumsel)

Palembang, KoranSN

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengungkapkan, adapun motif pembunuhan anggota Brimob Detasemen C Belitang, Brigadir ‘US’ (30) yang dilakukan para pelaku di OKU Selatan berawal karena korban salah paham dengan tersingung kepada pelaku Yongki Adiaswara yang kini telah tertangkap.

Dijelaskan Kapolda, kejadian tersebut bermula saat korban dan pelaku Yongki sama-sama mengendarai sepeda motor dangan arah yang sama. Tiba-tiba sepeda motor korban dan pelaku saling bersenggolan, namun saat itu kendaraan mereka tidak ada yang jatuh.

“Lalu, pelaku Yongki mengegas-ngegas sepeda motornya hingga membuat korban tersinggung dan mengejar kendaraan pelaku. Dalam kejar-kejaran tersebut, sepeda motor pelaku dipotong lalu dihadang oleh korban di lokasi kejadian, dan ternyata lokasi tersebut merupakan dusun dari pelaku Yongki,” ungkap Kapolda, Selasa (1/1/2019).

Masih dikatakan Kapolda, ketika di lokasi itulah korban yang tersingung dan salah paham dengan ulah pelaku langsung mendekati pelaku Yongki. Kemudian korban mengeluarkan senjata api dinasnya dan memukulkan ke kepala korban.

“Pada saat itu memang korban tidak mengenakan seragam dinas, sebab korban ‘US’ ini sedang libur. Sedangkan untuk senjata api dinas yang dibawa korban itu tidak apa-apa, karena ada izinnya dan itu melekat. Hanya saja, korban yang tersinggung langsung menutus kepala korban dengan gagang senjata api. Nah, dikarenakan di lokasi kejadian merupakan dusun dari pelaku, sehingga kawan-kawan pelaku berdatangan, bahkan ada yang membawa senjata tajam,” terangnya.

Baca Juga :   6 Anggota DPRD Sumsel Beri Kesaksian Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah

Dilanjutkan Kapolda, jika penganiayaan korban tersebut terjadi tak lama dari teman-teman pelaku datang, dimana korban dikeroyok, ditusuk dan dibacok pakai senjata tajam jenis barang hingga korban bersimbah darah dan meninggal dunia saat dilarikan ke rumah sakit.

“Jumlah pelakunya ada lima orang, namun yang tertangkap baru tiga pelaku, mereka yakni; tersangka Yongki Adiaswara, Zen Oktono alias Nung dan Nizar. Dari ketiga pelaku yang tertangkap ini, yang membacok korban dengan parang yakni Zen Oktono alias Nung, sementara pelaku Yongki dan Nizar berperan memegangi tangan korban dan memukuli korban dengan tangan,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa naas dialami korban ‘US’ (30), warga Kampung Sawah Kecamatan Muaradua OKU Selatan. Korban tewas bersimbah darah akibat luka tusukan dan bacokan senjata tajam.
Menurut aparat kepolisian, tempat kejadian peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Ranau Kelurahan Batu Belang Jaya Kecamatan Muaradua OKU Selatan, Minggu (30/12/2018) pukul 17.20 WIB. Korban ditemukan kritis dan langsung dibawa ke RSUD Muaradua OKU Selatan, korban sempat dirawat akan tetapi nyawa korban tidak terselamatkan.

Baca Juga :   Usai Pesta Sabu, Pegawai LRT Maling Motor

Atas kejadian ini, korban menderita luka tusuk pada bagian rusuk sebelah kiri, luka bacok pada pergelangan tangan sebelah kiri serta luka bacok pada pipi sebelah kiri hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara sebelumnya mengungkapkan, jika korban ‘US’ yang tewas dianiayai dengan luka tusukan dan bacokan senjata tajam tersebut merupakan anggota Brimob Detasemen C Belitang berpangkat Brigadir. Korban tewas karena dikeroyok oleh beberapa pelaku diOKUS.

“Benar ada satu anggota Brimob Detasemen C Belitang yang meninggal dunia karena jadi korban pengeroyokan. Bahkan saat ini sudah ada tiga pelaku yang telah ditangkap, dan kini ketiganya telah kami amankan di Polda Sumsel,” ungkap Kapolda.

Masih dikatakan Kapolda, dengan adanya kejadian tersebut dirinya menghimbau agar anggota Brimob lainnya menahan diri dan tidak melakukan aksi balas dendam.

“Anggota sudah saya perintahkan agar menahan diri, dan tidak melakukan balas dendam atau hal-hal di luar kendali,” tandas Kapolda. (ded/dan)

Konser Westlife di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Melawan, Pencuri Motor di Mura Ditembak

Musirawas, KoranSN Fadli Haryono (32), terpaksa ditembak kakinya oleh petugas. Pasalnya warga Padat Karya Lubuklinggau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.