Sengketa Lahan, PT BAU Diportal

Pihak kepolisian Polsek Merapi Area saat melakukan pengamanan dan mendampingi kedua belah pihak yang terlibat sengketa lahan. (foto-robby/koransn)

Lahat, KoranSN

Tambang Batubara PT Bara Alam Utama (BAU) yang berlokasi di Desa Lebak Budi Kecamatan Merapi Barat diportal. Aksi Permortalan tersebut dilakukan oleh M. Najib yang mengklaim sebagai pemilik lahan, Rabu (19/6/2019) pagi.

Kapolsek Merapi Area AKP Herli Setiawan mengatakan, dirinya selaku Kapolsek bersama jajaran Polres Lahat melakukan pengamanan dalam aksi tersebut.

Kegiatan pengamanan tersebut langsung dipimpin oleh Kapolsek Merapi Area AKP Herli Setiawan beserta jajaran personil Polsek Merapi dibantu personil Polres Lahat.

“Hari ini kami melakukan pengamanan aksi permortalan di PT BAU. Suasana aman dan kondusif. Tadi kami hanya melakukan mediasi antara pihak PT BAU dan pemilik lahan,” kata Kapolsek.

Baca Juga :   Dewan Dukung Kapsul Waktu

Herli menjelaskan, aksi pemortalan tersebut terjadi karena ada klaim pemilik lahan oleh M. Najib. Dalam aksi tersebut Najib didampingi oleh Tarman, Mahendra Rezawijaya beserta 15 orang lainnya. Karena terjadi komunikasi yang baik antara kedua pihak, pemortalan tidak berlangsung lama.

Selanjutnya, Kapolsek Merapi beserta jajaran pengamanan mendampingi kedua belah pihak untuk melakukan pengukuran lahan yang bersengketa dengan tujuan agar permasalahan dapat diselesaikan.

“Tadi sudah dilakukan pengukuran oleh bapak Najib bersama PT BAU, kami juga hadir saat pengukuran lahan itu. Keduanya sudah berkomunikasi dengan baik. Selanjutnya Senin nanti (24/6/2019) akan dilakukan pertemuan kembali antara bapak Najib dan PT BAU. Saya berharap saat pertemuan nanti sudah ada penyelesaian dan kesepakatan antara pihak terkait,” jelas kapolsek.

Baca Juga :   50 PNS PALI Terima Penghargaan Satya Lencana Karya Satya

Masih kata Herli, dirinya menghimbau pada kedua pihak agar melakukan komunikasi untuk penyelesaian permasalahan klaim lahan tersebut dan tidak melakukan kegiatan yang melanggar hukum.

Guntur selaku Humas PT BAU mengatakan, pihaknya akan berkomunikasi kembali pada Senin mendatang. Dirinya juga berharap agar permasalahan ini segera dapat diselesaikan dengan baik.

“Senin nanti kami akan melakukan pertemuan kembali dengan bapak Najib. Saya berharap saat pertemuan nanti semua bisa diselesaikan dengan baik,” katanya. (rob)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Herman Deru Hentikan Semua Aktivitas Tambang Ilegal

Muara Enim, KoranSN Dalam hitungan jam pasca insiden tewasnya 11 penambang batubara secara ilegal di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.