Home / Gema Sriwijaya / Serap Aspirasi Masyarakat, DPRD Muratara Adakan Reses

Serap Aspirasi Masyarakat, DPRD Muratara Adakan Reses

Tampak reses anggota DPRD Muratara sedang berlangsung. (foto-sunardi/koransn.com)
Muratara, KoranSN
Untuk menyerap aspirasi dari masyarakat, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mengadakan reses di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing.
Anggota DPRD Kabupaten Muratara, Muhammad Ruslan mengatakan, tujuan reses adalah untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung yang akan dibahas ke dalam Paripurna.
“Untuk menerima usulan dari masyarakat itu, untuk pihak eksekutif namanya Musrebang,  sedangkan untuk legislatif namanya reses. Nah, hasil dari reses ini akan dimasukkan ke dalam RKPD dan tidak semua hasil reses ini akan di akomodir karena anggaran kita terbatas,” kata M. Ruslan, Senin (10/2/2019).
Dijelaskan Muhamad Ruslan, kewajiban seorang dewan itu adalah reses, karena reses adalah amanat undang-undang.
“Sekarang ini kita tidak boleh lagi menerima pembangunan, seperti pokoknya kamu harus bangun itu titik.
Reses hari ini bukan untuk tahun 2019 tapi reses ini untuk tahun 2020 mendatang,” jelasnya.
Menurut Muhamad Ruslan, seorang pejabat tidak boleh mudah merajuk, mudah tersinggung apabila ada kritikan dari masyarakat.
“Saya berharap kedepan seorang anggota dewan jangan takut bertemu dengan masyarakat, oleh karena aspirasi aspirasi mereka tidak terkaper. Tidak mungkin lah, semua usulan dari masyarakat tersebut bisa terealisasi semuanya, anggaran kita kan sangat terbatas, ya paling tidak kita cari mana yang lebih diutamakan dulu,” harapnya.
Dalam kesempatan itu, Muhamad Ruslan mengajak masyarakat untuk menciptakan ekonomi kerakyatan.
“Kita berbicara bagaimana cara kita berpikir tentang ekonomi masyarakat naik. Dan kita juga selalu bertanya kenapa sawit menurun, kenapa karet menurun, tapi kita tidak pernah berfikir bagaimana caranya menciptakan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Kedepan, M Ruslan mengajak masyarakat bagaimana cara menopang ekonomi, bagaimana cara membentuk kompok tani agar Kabupaten Muratara ini menjadi ekonomi masyarakat dan sentral peternakan.
“Masyarakat di Kabupaten Muratara ini rata rata petani karet, jam 10 atau jam 11 siang mereka sudah pulang ke rumah. Nah untuk mengisi waktu yang begitu banyak itu, sekarang bagaimana caranya kita membuat kerambah ikan, bagaimana caranya kita beternak ayam dan bagaimana cara menghasilkan susu dari ternak sapi untuk bisa menambah penghasilan keluarga,” ajaknya.
Sementara itu tokoh Masyarakat Desa Beringin Jaya Kecamatan Rupit, M.Nuh mengucapkan terima kasih atas kedatangan anggota dewan yang telah mengadakan reses didesa nya.
“Kami sudah banyak mengusulkan kepada anggota DPRD Muratara yaitu saudara Muhamad Ruslan di dalam pertemuan tadi, diantaranya kami mengusulkan dibidang pertanian, peternakan, ada juga yang minta mesin jahit,” kata M. Nuh.
Ia berharap kepada anggota DPRD Kabupaten Muratara agar usulan dari masyarakat tadi dapat terealisasi.
Acara ini berlangsung di Desa Beringin Jaya, Kecamatn Rupit, Kabupaten Muratara, yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan sejumlah perangkat desa. Acara reses ini juga ditinjau langsung oleh Sekretararis Dewan (Sekwan) Kabupaten Muratara, H. Saidi. (snd)
Konser Westlife di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang
Baca Juga :   Prona BPN Pagaralam Baru Terealisasi 40 Persen

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Atasi Karhutla di Muba, Ratusan Brimob, Pol PP & BPBD Diterjunkan

Palembang, KoranSN Mengantisipasi meluasnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di desa Muara Merdak, Bayung Lencir, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.