Setelah Palembang Menhub Langsung Cek Bandara Silampari Lubuklinggau

Walikota Lubuklinggau, H.SN Prana Putra Sohe menjelaskan keberadaan Terminal Bandara Silampari saat ini tengah dalam tahap finishing. (foto-rifat/koransn.com)

Lubuklinggau, KoranSN

Usai berkunjung di Palembang, di hari yang sama, Sabtu kemarin (27/10/2018) Menhub RI, Budi Karya Sumadi langsung meninjau Terminal Bandara Silampari Lubuklinggau yang baru.

Dijelaskan Menhub, terminal itu diupayakan pengerjaannya selesai minggu ketiga Desember 2018.

“Terminal baru di Bandara Silampari dapat diselesaikan segera. Sebab ada tambahan anggaran. Atas usulan Pak Gubernur Sumsel, di akhir tahun nanti saya akan mengundang Pak Presiden berkunjug ke Lubuklinggau ini,” kata Menhub.

Menurutnya, Bandara Silampari itu membawahi banyak kabuaten, termasuk dengan provinsi tetangga yakni Bengkulu. “Konektivitas di pelosok itu sangat penting. Jadi sampai keujung-ujung dimudahkan,” bebernya.

Dijelaskannya, tak hanya Silampari, Bandar Udara Banding Agung di OKU Selatan dan Gatot Subroto di Waykanan yang perbatasan dengan OKUT juga akan segera dirampungkan.

“Karenanya hari ini tiga bandara itu kita harapkan bisa kita selesaikan dalam waktu dekat pengoperasiannya,” timpalnya.

Lebih lanjut, jika di Bandara Silampari Lubuklinggau menyelesaikan bangunan, sedangkan di Gatot Subroto menyelesaikan pagar dan terminal. Lalu Banding Agung masih ada beberapa hal yang diselesaikan.

“Kalau tiga hal ini akan selesai, saya sebagai putra daerah bangga,” ungkapnya.

Baca Juga :   Cegah Rabies, Dinas Pertanian Banyuasin Eliminasi Anjing Liar

Sama halnya yang dilakukan pihaknya dibeberapa provinsi seperti beberapa hari yang lalu meresmikan dua bandara. Yakni di Kalimanyan Timur dan sebelumnya di Papua.

“Harapan ini akan mengembangkan perekonomian dibeberapa tempat yakni OKU Selatan, Linggau, OKU Timur dan sebagainya,” jelasnya.

Selain itu, tentunya itu akan menjadi modal bagi Sumatera Selatan (Sumsel) dibagian selatan untuk tumbuh mengimbangi pertumbuhan yang ada di Palembang. “Kalau semua sisi dari Indonesia berkembang baik, maka kontribusi konektivitas memang ril, memberikan dukungan bagi pertumbuhan ekonomi suatu daerah,” bebernya.

Budi ditanya mengenai Tol Sumatera, pihaknya mengaku untuk hal itu konsentrasi pada daerah-daerah ang kepadatan lalu lintasnya tinggi. Seperti Inderalaya, Lampung dan Medan.

“Nah segmen-segmen itu kita selesaikan. Karena memang punya permasalahan lalu lintas. Setelah itu baru konektivitas daripada Palembang ke Lampung, Palembang ke jambi dan sebagainya,” kata Budi.

Kedatangan Menhub didampingi Gubernur Sumsel. Keduanya langsung disambut Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe bersama Kepala Bandara Silampari, Rudi Pitoyo.

Kemudian Menhub beserta rombongan langsung mengecek pengerjaan Terminal Bandara Silampari yang baru yang masih berada dekat dengan area bandara itu. Sekitar setengah jam Menhub beserta rombongan melakukan pengecekan. Dilanjutkan acara sosialisasi empat tahun kerja pemerintah oleh Menhub di Gedung Kesenian Pemkot Lubuklinggau.

Baca Juga :   Pasar Murah Diserbu Warga

Sementara itu Gubernur Sumsel, H Herman Deru mengatakan, kehadiran Menhub ditugaskan presiden secara khusus untuk memantau kemajuan dan pembangunan di Sumsel. Dan selama ini pembangunan di Sumsel sudah cukup banyak.

“Lebih kurang Rp 100 triliun uang yang dikirimkan pemerintah pusat untuk dibangunkan di sumsel. Salah satu cotoh jalan tol di Inderalaya-Palembang. 15 menit Indralaya ke Palembang, luar biasa,” terangya.

Deru juga menambahkan, semenjak ada bandara Silampari, Lubuklinggau, Mura dan Muratara menjadi zona tren cetre. “Luar biasa. Kalau bisa saya mewakili seluruh yang ada disini, pak presiden datang. Biar jadi pandangan yang lain,” ungkapnya. (rif)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPUD Ogan Ilir Masih Tunggu Keputusan MA Atas Gugatan Ilyas-Endang

Indralaya, KoranSN KPU Ogan Ilir (OI) masih menunggu hasil keputusan Mahkamah Agung (MA), atas gugatan …