Home / Seputar Polresta / Siap-siap Tersangka Baru Dugaan Korupsi Proyek Tugu Batas Palembang Ditetapkan

Siap-siap Tersangka Baru Dugaan Korupsi Proyek Tugu Batas Palembang Ditetapkan

Tampak tugu perbatasan Kota Palembang di Jakabaring. (Foto dokumen ferdinan/koransn)

Palembang, KoranSN

Siap-siap tersangka baru dalam dugaan kasus korupsi tugu batas Kota Palembang segera ditetapkan. Dimana penetapan tersangka baru tersebut dilakukan berdasarkan fakta-fakta persidangan empat terdakwa yang kini sidangnya masih bergulir di Pengadilan Negeri Tipikor Kelas 1 A Palembang.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang, Andi Andri Utama, Senin (9/9) menegaskan, sejauh ini persidangan keempat terdakwa masih terus berlangsung dengan agenda keterangan saksi-saksi. Bahkan dalam waktu dekat pihaknya selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan menghadirkan saksi ahli dalam persidangan.

“Jadi, untuk tersangka baru dalam dugaan kasus ini akan dilakukan usai sidang selesai. Dimana penetapan tersangka baru tersebut berdasarkan fakta-fakta persidangan, yang selama ini digelar di Pengadilan Negeri Tipikor Kelas 1 A Palembang,” ungkapnya.

Masih dikatakan Andi, ada empat terdakwa yang kini masih dalam tahap persidangan. Keempat terdakwa tersebut, yakni terdakwa Khairul Rizal selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan juga Kasi di Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Perumahan Kota Palembang, terdakwa M Ichsan Pahlevi dan Ahmat Thoha yang keduanya merupakan kontraktor dan terdakwa Asmol Hakim selaku Konsultan Pengawas.

“Oleh karena itu, sejauh ini kami masih menunggu hasil persidangan keempat terdakwa tersebut terkait penetapan tersangka baru. Selain itu, kami
juga akan melihat pertimbangan dari putusan sidang yang kemudian dikaitakan dengan fakta-fakta persidangannya,” jelasnya.

Baca Juga :   5 Tersangka Komisioner KPU Segera Disidangkan

Lebih jauh diungkapkan Andi, dalam penetapan tersangka baru tersebut nanti pihaknya selaku JPU akan menyerahkan kepada penyidik Tipkor Polresta Palembang.

“Untuk penetapan tersangka baru akan dikembalikan kepada penyidik awal. Karena dalam dugaan kasus ini, penyelidikannya dilakukan oleh penyidik Tipkor Polresta Palembang,” ungkapnya.

Dilanjutkan Andi, dalam perkara ini sebelumnya keempat terdakwa, yakni; Khairul Rizal, M Ichsan Pahlevi, Ahmat Thoha dan Asmol Hakim yang saat ini masih dalam tahap persidangan memang telah mengembalikan uang kerugian negara. Namun pengembalian uang kerugian negara tersebut tidak menghapus perbuatan tindak pidana yang diduga dilakukan oleh keempat terdakwa.

“Pengembalian uang kerugian negara tidak menghapus pidana, makanya keempat terdakwa tersebut menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Palembang,” tandasnya.

Terpisah, Kanit Tipkor (Tindak Pidana Korupsi) Polresta Palembang, Iptu Hamsal mengungkapan, untuk penetapan tersangka baru dalam dugaan kasus korupsi tugu batas Kota Palembang tersebut, pihaknya selaku penyidik masih menunggu hasil persidangan empat terdakwa yang kini sedang menjalani sidang di Pengadilan Negeri Tipikor Kelas 1 A Palembang.

“Nanti kita pelajari dulu hasil sidangnya, jadi untuk tersangka baru dalam dugaan kasus ini kami selaku penyidik masih menunggu persidangan tersebut selesai,” ungkap Hamsal.

Diberitakan sebelumnya, dalam dugaan kasus ini keempat terdakwa yang kini menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Palembang, yakni terdakwa Khairul Rizal, M Ichsan Pahlevi, Ahmat Thoha dan Asmol Hakim telah didakwa Tim Jaksa Penutut Umum (JPU) Kejari Palembang dengan Pasal2, Pasal 3, Pasal 9 Jo Pasal 55 Undang-Undang Pemberantasan Korupsi.

Baca Juga :   20 Kali Berhasil Mencuri Motor, Sarkowi Gembong Curanmor di Palembang Ditembak

Sekedar mengingatkan, dugaan kasus ini terungkap hasil penyelidikan dan penyidikan penyidik Tindak Pidana Korupsi Sat Reskrim Polresta Palembang hingga akhirnya, Rabu (17/6) keempatnya saat itu dilimpahkan penyidik Tindak Pidana Korupsi Polresta Palembang ke Jaksa Kejari Palembang.

Usai diserahkan ke jaksa, keempatnya dijebloskan Jaksa Tindak Pidana Khusus Kejari Palembang ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Pakjo Palembang. Menindaklanjuti pelipahan tersebut, Senin (29/7) Jaksa Penuntut Umum Kejari Palembang melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Negeri Kelas 1 A Palembang.

Bukan hanya itu, di hari yang sama Jaksa Pidana Khusus Kejari Palembang juga melakukan penyitaan uang kerugian negara dalam dugaan kasus ini. Adapun jumlah uang yang disita, yakni sebesar Rp 505.923.660,08.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Palembang, Andi Andri Utama saat itu mengatakan, uang senilai Rp 505.923.660,08 yang diserahkan oleh istri keempat tersangka tersebut merupakan total kerugian negara dalam dugaan kasus pembangunan tugu perbatasan di Jakabaring.

“Uang tersebut dikumpulkan keempat tersangka dengan patungan, yang kemudian semua uang diserahkan oleh masing-masing istri keempat tersangka kepada kami selaku Jaksa Kejari Palembang, setelah itu uang itu kami serahkan ke kas negara melaui bank,” tutupnya. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Jual Satwa Lindung di Medsos, Warga Prabumulih Ditangkap Tipidter Polda Sumsel

Palembang, KoranSN Penyidik Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.