Siapkan Lahan 200 Sampai 400 Hektar

Kepala Bappeda Kota Palembang, Syafri Nungcik
Palembang, SN

Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Palembang tengah berupaya untuk menyiapkan lahan 200 sampai 400 hektar di Kawasan Sukarame dan Karyajaya, pasalnya kedua kawasan ini dinilai diminati para investor untuk dijadikan kawasan industri,

“Saat ini sudah ada investor yang berminat berinvestasi di kawasan tersebut, namun untuk pembangunannya belum dapat direalisasikan karena masih dalam tahap masterplan dan design,” kata Kepala Bappeda Kota Palembang, Syafri Nungcik, Selasa (9/6)

Ia mengakui, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang belum menganggarkan untuk pembebasan lahannya, karena memang sebagian besar kawasan tersebut milik Pemkot. Namun kedepan pihaknya akan menganggarkan ganti rugi pemukiman warga yang terkena dampak pembebasan lahan.

Baca Juga :   Wawako Palembang Tekankan Pelayanan Disdukcapil dengan Protokol Kesehatan

“Jika masterplan sudah selesai maka kami akan tahu dimana saja letak yang akan dibebaskan, sehingga nanti kami akan anggarkan untuk biaya ganti ruginya. Namun pembebasan lahan ini tidak terlalu banyak karena memang kawasan tersebut milik pemkot,” jelasnya.

Menurutnya, dengan adanya investor yang menanamkan modal di Kota Palembang maka akan berdampak pada pembangunan dan pertumbuhan perekonomian, tak hanya itu saja, dengan adanya industri maka dapat mengurangi angka pengangguran di Kota Palembang.

“Nantinya untuk sarana dan prasaran seperti infrastruktur sesuai dengan kewenangan pemkot, yang pasti akan disiapkan secara matang dan baik,” pungkasnya. (wik)

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Dialog KPPI Sumsel: Perceraian Meningkat di Masa Pandemi Covid-19

Palembang, KoranSN DPD Kaukus Politik Perempuan Indonesia (KPPI) Provinsi Sumsel menggelar dialog interaktif dengan tema …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.