Sidang OTT Bupati Muara Enim, Terdakwa Elfin Hanya Jalankan Perintah

Ghandi Arius dan Terdakwa A Elfin MZ Muchtar. (foto-ferdinand/koransn)

Palembang, KoranSN

Ghandi Arius SH MHum yang merupakan kuasa hukum terdakwa A Elfin MZ Muchtar, Selasa (4/3/2020) mengatakan, jika dalam kasus suap 16 paket proyek terkait dana aspirasi DPRD Muara Enim di Dinas PUPR Muara Enim, terdakwa A Elfin MZ Muchtar hanya menjalankan perintah dari Bupati Muara Enim.

Menurutnya, dalam perkara tersebut A Elfin MZ Muchtar menjabat sebagai Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan di Dinas PUPR Muara Enim, yang mendapat perintah dari Bupati Muara Enim untuk membagi-bagikan uang fee dari kontraktor terkait proyek tersebut.

“A Elfin MZ Muchtar ini hanya menjalankan perintah dari bupati untuk membagikan uang fee tersebut. Sebab bupati ini kan orang yang jabatannya paling tinggi di Kabupaten Muara Enim, jadi mana mungkin Elfin tidak menuruti perintah bupati, karena bupati adalah atasannya,” terangnya.

Baca Juga :   Dendam, Warga SU 1 Tewas Usai Dikeroyok dan Ditikam

Masih dikatakannya, dalam Undang-Undang tentang Pegawai Negeri Sipil (PNS) jelas tertuang jika seorang PNS harus patuh dengan atasannya.

“Karena A Elfin MZ Muchtar ini PNS, makanya dia patuh dengan
atasannya, yakni bupati. Dan itu ada aturan yang mengaturnya, yaitu di UU tentang PNS,” tegasnya.

Diungkapkannya, selain itu dalam perkara ini klinenya A Elfin MZ Muchtar hanyalah sebagai operator yang diminta untuk menerima uang semua fee dari kontraktor kemudian membagikan uang fee tersebut atas perintah dari bupati.

“Fakta persidangan terungkap, jika setiap uang yang diterima dari kontraktor lalu dibagikan kepada pihak-pihak terkait tidak ada sepeser pun yang kurang atau diambil oleh A Elfin MZ Muchtar. Jadi uang-uang yang diberikan Elfin kepada pihak terkait tersebut, semuanya sampai 100 persen. Dan inilah faktanya dimana A Elfin MZ Muchtar hanya menjalankan perintah dan sebagai operator saja,” paparnya.

Baca Juga :   Bidik Calon Tersangka, Kejati Sumsel Dalami Penyidikan Dugaan Korupsi Jual Beli Gas PT PDPDE

Lanjutnya, dari itulah dalam perkara ini pihaknya selaku kuasa hukum telah mengajukkan justice collaborator (JC) kepada KPK untuk terdakwa A Elfin MZ Muchtar.

“Untuk JC tersebut sudah kita ajukan ke KPK, dan kini sedang diproses oleh KPK,” tutupnya. (ded)

Iklan Polres Lahat

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Pukul Penjaga Malam, Anak Punk Ditusuk 5 Lobang

Lubuklinggau, KoranSN Seorang anak punk bernama Aan (31) warga Gang Betet, Kelurahan Lubuklinggau Ilir, Kecamatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.