Sistem Drainase di Palembang Perlu Pembenahan

Wagub Sumsel, Ishak Mekki (Foto-Ferdinand/Koransn.com)
Wagub Sumsel, Ishak Mekki. (foto-dok-ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Banjir yang kerap terjadi di Kota Palembang serta daerah lainnya dikarenakan sistem drainase yang kurang baik. Karena itu, perlu pembenahan sistem drainase sehingga dapat menyerap air dengan cepat. Demikian diungkapkan Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel H Ishak Mekki, Kamis (27/10/2016).

“Drainase di Kota Palembang ini banyak peninggalan jaman dahulu, karena itu perlu adanya kajian sehingga ada pengembangan dan perbaikan lagi,” katanya.

Menurutnya, saat ini curah hujan yang terjadi di Sumsel cukup tinggi, karena itu diharapkan masyarakat harus mewaspadai hal tersebut terutama kalau terjadinya bencana. Dirinya juga menambahkan, untuk mengantisipasi terjadinya banjir ini, yaitu dengan menyiapkan space khusus untuk penghijauan seperti pembuatan taman kota. “Jadi jangan semuanya di aspal karena dapat mengurangi resapan air,” terangnya.

Baca Juga :   Lawan Petahana, AQOR Diusung Golkar & Hanura

Selain itu, lanjut Ishak, perbanyaklah penanaman pohon, karena sangat baik dalam penyerapan air, dan juga yang harus diperhatikan adalah bantaran sungai “Jika air cepat terserap, tentunya banjir dapat diatasi,” terangnya.

Dirinya juga menghimbau masyarakat, pasca banjir harus mewaspadai berbagai penyakit, seperti DBD, Diare dan lain sebagainya. Karena itu, harus menjaga lingkungan agar tetap bersih. Ia mencontohkan, seperti, jika setelah banjir ada kotoran, itu segera dibersihkan jangan sampai terendap sehingga menyebabkan bibit penyakit.

“Jika bersih otomatis bibit penyakit pun tidak akan datang,” tandasnya. (wik)

Publisher : Decky Canser

Avatar

Lihat Juga

Upacara HUT RI Terapkan Protokol Kesehatan

Palembang, KoranSN Gubernur Sumsel, H Herman Deru, Rabu (13/8/2020) mengikuti pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.