Sabtu , Januari 19 2019
Home / Headline / Sofyan Driver Taksi Online Dijerat Tali dan Kepalanya Dipukul Benda Tumpul

Sofyan Driver Taksi Online Dijerat Tali dan Kepalanya Dipukul Benda Tumpul

Persatuan Jaksa Indonesia
Kapolda Sumsel berbincang dengan ayah Sofyan. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Berdasarkan pemeriksaan Dokter Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang terhadap tengkorak dan tulang belulang tubuh Sofyan (47), driver taksi online, ditemukan bekas luka jeratan tali di tulang leher korban. Selain itu tengkorak kepala dan rahang koban mengalami retak akibat benturan benda tumpul.

Demikianlah dikatakan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Rabu (14/11/2018) usai melihat tengkorak dan tulang belulang tubuh Sofyan yang sudah dievakuasi di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

Menurut Kapolda, saat ditemukan tubuh korban memang sudah menjadi tulang belulang dan tidak utuh lagi. Sebab ada sebagaian tubuh korban yang hilang karena diduga dimakan hewan buas usai jenazah korban dibuang oleh para pelaku. Adapun tulang belulang tubuh korban yang ditemukan diantaranya yakni; tengkorak kepala yang masih ada rambutnya, tulang pinggul, tulang leher, tulang rahang, tulang rusuk, tulang paha kanan dan tulang betis. Sementara yang lainnya seperti tulang telapak tangan tidak ada lagi.

“Dari pemeriksaan Dokter Forensik, diketahui jika kepala sebelah kiri dan rahang korban retak dan ini terjadi karena pukulan benda tumpul. Selain itu di tulang leher korban terdapat bekas darah beku yang artinya korban dijerat, dan memang pengakuan dari satu pelaku yang telah kami tangkap yakni Ridwan, saat kejadian korban tangannya dipegangi kemudian leher korban dijerat tali hingga korbanpun tewas,” ungkap Kapolda.

Baca Juga :   Kawanan Perampok Bersenpi di Lahat Ditangkap

Lebih jauh dikatakan Kapolda, selain menemukan tengkorak dan tulang belulang, polisi juga menemukan pakaian dan tali pinggang yang dikenakan terkahir oleh korban. Bahkan pakaian tersebut sudah dilihat oleh istri korban Sofyan.

“Setelah melihat pakaian dan tali pinggang tersebut, istri korban membenarkan jika itu milik korban. Meskipun demikian, kami masih perlu memastikannya dengan tes DNA. Dari itulah saat ini Dokter Forensik telah mengambil sampel darah kedua orang tua Sofyan dan anak Sofyan untuk keperluan tes DNA. Jadi, kita tunggu hasil tes DNA keluar, waktunya sekitar satu minggu,” jelas Kapolda.

Lanjut Kapolda, untuk mengungkap tuntas kasus tersebut kini pihak kepolisian masih mengejar tiga pelaku lainnya yang buron serta mencari keberadaan mobil korban.

“Dalam pengejaran tiga pelaku yang belum tertangkap, untuk tersangka Ridwan yang telah kami tangkap kini yang bersangkutan diajak keliling-keliling oleh anggota di lapangan guna pengembangan kasusnya.

Sementara untuk pelaku yang belum tertangkap, saya himbau menyerahkan diri, sebab para pelaku tersebut akan terus saya kejar sampai ke kuburan. Jadi hidup atau mati ketiga pelaku tersebut nantinya juga akan kami tangkap,” tandas Kapolda.

Baca Juga :   Yan Anton Izinkan Merki Bakri Antar Uang Rp 2 Miliar ke Agus Salam, Kapolres & Kajari Diduga Ikut Terima THR

Diberitakan sebelumnya, pihak kepolisian Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Selasa (13/11/2018) menemukan jenazah korban Sofyan (47), warga Jalan Sukawinatan Lorong Asoka Palembang di kawasan Lakitan Musi Rawas Utara. Saat ditemukan jenazah korban sudah tidak utuh lagi .

Penemuan korban setelah sebelumnya polisi berhasil menangkap salah satu pelaku perampokan dan pembunuhan korban, yakni Ridwan (42), warga Desa Batu Gajah Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, saat ditemukan jenazah tersebut sudah tidak untuh lagi. Dari itulah jenazah akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan pemeriksaan.

“Jadi benar kita telah menemukan jenazah korban yang saat ditemukan sudah tidak utuh lagi. Namun untuk memastikannya nanti kita lakukan cek DNA terhadap jenazah tersebut,” kata Kapolda.

Lebih jauh dikatakan Kapolda, jika dirinya menghimbau agar para pelaku yang masih buron segera menyerahkan diri sebelum diberikan tindakan tegas dan terukur.

“Selain itu, selaku Kapolda saya mengultimatum keluarga para pelaku agar menyerahkan ketiga pelaku ke pihak kepolisian, dan saya tegaskan jika saya Kapolda Sumsel akan terus mengejar ketiga pelaku tersebut sampai ke liang kubur. Untuk itulah lebih baik mereka menyerahkan diri dengan baik-baik,” tandas Kapolda.

Hotel Grand Inna Palembang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Begal di Lubuklinggau Selatan Dihajar Warga, Sepeda Motor Pelaku Dibakar

Lubuklinggau, KoranSN Spesialis begal motor, Ain (19) babak belur dihajar warga saat tertangkap melakukan begal ...