Sopir Taksi Ditembak Suami Penumpang

sopit-taksi-ditembak-suami-penumpang
FOTO/NET

Palembang,KoranSN
Oka Briandi (27), sopir taksi salah satu armada penyedia jasa taksi di Palembang, Selasa (4/10/2016) ditembak senjata api rakitan (Senpira) oleh ‘RB’ (DPO) yang tak lain suami dari penumpangnya bernama Lia di kawasan OPI Jakabaring.

Informasi yang didapat dari pihak kepolisian, penembakan terhadap sopir taksi bernomor lambung PD 133 tersebut terjadi disebabkan karena salah paham. Hal ini dikarenakan saat korban hendak menjemput Lia, ternyata calon penumpangnya tersebut sedang ribut dengan suaminya ‘RB.

Saat membuat laporan di Polsek SU I, korban Oka Briandi mengatakan, penembakan yang dialaminya bermula, Selasa pagi (4/10/2016) Pukul 04.00 WIB saat ia menerima telpon dari Lia yang minta diantarkan ke suatu tempat. Ketika sampai di depan rumah Lia, ternyata calon penumpangnya tersebut sedang cekcok mulut dengan ‘RB’.

“Saat di depan rumah penumpang saya. Tiba-tiba terjadi tarik-menarik antara penumpang saya dengan suaminya tersebut. Saat Lia masuk ke dalam taksi, saya dilarang ‘RB’ untuk menghidupkan mesin mobil dan tak lama ‘RB’ ini mengeluarkan senjata api dari belakang punggungnya lalu menembakannya ke arah saya yang sedang berada di dalam taksi,” akunya.

Baca Juga :   Dua Pembunuh di Pasar 16 Ditangkap

Dilanjutkannya, beruntung tembakan yang diletuskan ‘RB’ tak mengarah tepat kepadanya sehingga tak mengenai bagian tubuhnya. Hanya saja, akibat peristiwa tersebut kaca taksi bagian kanan sopir pecah sehingga serpihan kaca sempat mengenai tubuhnya.

“Saya kira suami penumpang saya tersebut tak terima saya menjemput istrinya hingga ia marah dan mengamuk dengan menembaki saya,” jelasnya.Kapolsek SU I AKP Khalid Zulkarnain melalui Kanit Reskrim Ipda Azwan yang menerima laporan korban mengatakan, pihaknya kini sedang memproses laporan korban yang berstatus sebagai sopir taksi tersebut. Kejadian ini diduga terjadi akibat kemarahan ‘RB’ kepada istrinya Lia sehingga berimbas pada korban Oka Briandi.

“Diduga kesal dengan sopir taksi ‘RB’ lantas masuk ke dalam rumah dan mengambil senpira lalu menembakannya ke arah sopir yang masih duduk di dalam taksi. Mungkin tujuannya, untuk mengusir atau seperti apa belum bisa kami pastikan,” kata Kanit Reskrim.

Baca Juga :   Sabu Malaysia Masuk Palembang

Dilanjutkannya, setelah penembakan tersebut, sopir taksi langsung melarikan diri dengan memutar balik arah mobilnya dan membuat laporan ke Polsek SU I. Saat penyidik Polsek SU I melakukan pengecekan, ternyata taksi yang dikendarai korban mengalami kerusakan di bagian kaca mobil.

“Saat ini kami masih menunggu saksi Lia yang taklain istri terlapor ‘RB’ yang mengetahui pasti runtut kejadian, karena dirinya yang pertama kali menelepon untuk memesan taksi. Jika terbukti bersalah maka ‘RB’ bisa dijerat dengan Pasal 338 Jo 53 KUHP tentang percobaan pembunuhan. Sebab sedikit saja meleset tentunya peluru yang dikeluarkan dari Senpira ‘RB’, bisa saja menembus tubuh korban dan memungkinkan bisa membunuh korban,” tandasnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Alwin

Avatar

Lihat Juga

Pengelola Saham Jiwasraya Heru Hidayat Divonis Penjara Seumur Hidup

Jakarta, KoranSN Pemilik Maxima Grup, Heru Hidayat divonis penjara seumur hidup karena terbukti melakukan korupsi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.