Home / Gema Sriwijaya / Sosialisasikan Larangan Miliki Senpi di Eks “Kampung Senpira”

Sosialisasikan Larangan Miliki Senpi di Eks “Kampung Senpira”

Sukseskan Asian Games di Jakarta dan Palembang Tahun 2018
Meski terisolir, warga Sungai Ceper antusias menyimak penyuluhan hukum. (foto-maniso/koransn.com)

Kayuagung, KoranSN

Maraknya peredaran dan jual beli senjata api rakitan (Senpira) karena kemahiran sejumlah warga merakitnya, telah mengantarkan Desa Sungai Ceper Kecamatan Sungai Menang Kabupaten OKI terkenal dimana-mana.

Namun, terkenalnya Desa Sungai Ceper sebagai Kampung Senpira itu di bawah tahun 2015. Sejak itu hingga saat ini seiring waktu berlalu, desa yang berada di pinggiran Sungai Mesuji ini telah membuktikan diri sebagai kampung yang ramah, kondusif dan terbebas dari belenggu Kampung Senpira.

Ini semua disebabkan adanya perhatian pemerintah dan aparat dengan melakukan pembangunan infrastruktur, pertanian dan perkebunan. Terlebih, dijadikannya Sungai Ceper sebagai lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101, telah menghapus stigma negatif sebagai Kampung Senpira tersebut.

Upaya untuk kian melenyapkan Senpira di atas bumi Sungai Ceper, TMMD ke-101 menggelar penyuluhan hukum dan sosialisasi UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Tentang Larangan Kepemilikan Senpi. Penyuluhan UU ini dan UU Nomor 23 Tahun 2004 Tentang KDRT diselenggarakan di Pos Kotis TMMD Kodim 0402/OKI-OI di desa setempat, Jum’at (13/4/2018).

Ratusan orang laki-laki dan perempuan segala usia sangat antusias menyimak paparan bidang hukum yang disampaikan Imran SH selaku Kasubsi Eksekusi dan Eksaminasi Tindak Pidana Umum pada Kejari OKI ini. Wargapun pro aktif mengajukan pertanyaan seputar UU Larangan Memiliki Senpi & UU KDRT.
Momen penyuluhan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Tentang Larangan Kepemilikan Senpi diwarnai dengan penyerahan 3 pucuk Senpira secara sukarela oleh 3 tokoh masyarakat bernama Biung (69), Subli (54) dan Mail (56) kepada Satgas TMMD yang diwakili Kapten Inf Jauhari selaku Danramil 402-09/Mesuji.

Dandim 0402/OKI-OI Letkol Inf Seprianizar SSos didampingi Pasi Teritorial Kapten Arh Marsito, Danramil 402-13/Sungai Menang Kapten Chb Jauhari dan Danramil 402-09/Mesuji Kapten Inf Jauhari mengatakan, Senpira serahan warga terdiri dari 2 pucuk Senpi jenis colt Refolver dengan isian aminusi kaliber 9 mm dan 1 pucuk dengan isian amunisi 5,5 mm.

“Penyerahan ini atas kesadaran masyarakat. Salah satu Senpira yang diserahkan adalah yang dipakai warga untuk menembak ke udara karena ada saudaranya meninggal dunia. Senpi serahan ini merupakan peninggalan dari orangtua mereka dan ada yang membeli,”jelas Dandim yang lulus Akmil tahun 1999 itu.

Jelas Seprianizar, tujuan TMMD adalah membantu Pemkab OKI melakukan percepatan pembangunan infrastruktur khususnya di wilayah yang sulit terjangkau seperti Desa Sungai Ceper, serta membangun mental dan spiritual warga. “Harus dicatat, tidak ada lagi Kampung Senpi di Desa Sungai Ceper. Warga sudah membaur dan manunggal dengan TNI untuk membangun desa,”katanya. (iso)

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kabupaten Lahat Periode 2019-2024

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Bulog Lubuklinggau Siapkan 1,2 Pikul Daging Beku

Lubuklinggau, KoranSN Bulog Lubuklinggau menyiapkan 1,2 pikul atau 1.200 Kg stok daging beku dengan harga ...

error: Content is protected !!