Kamis , November 15 2018
Home / Foto / Suami Ajak Isteri Jualan Ekstasi

Suami Ajak Isteri Jualan Ekstasi

Tersangka kasus narkoba saat mengikuti pemusnahan barang bukti di Mapolda Sumsel. (foto-ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Pasangan suami isteri, Eddi Apriadi (38) dan Esniwati (35), warga 3 Ilir Kecamatan IT II Palembang ditangkap aparat kepolisian Direkorat Reserse Narkoba Polda Sumsel dalam kasus narkoba. Keduanya ditangkap lantaran Eddi mengajak isterinya jualan ekstasi.

Hal ini terungkap dalam pemusnahan barang bukti 1.221 butir ekstasi dan sabu seberat 173,53 gram di Mapolda Sumsel, Rabu (16/5/2018).

Kabag Wasidik Ditres Narkoba Polda Sumsel mengatakan, semua barang bukti yang dimusnahkan tersebut diamankan dari enam tersangka dalam kasus yang berbeda yakni; tersangka Eddi Apriadi dan Esniwati yang merupakan pasangan suami isteri, tersangka Imam Darmawan, tersangka Agus alias Andri, tersangka Sumarno dan tersangka Syafran Agustriadi.

“Jadi, dari keenam tersangka ini, Eddi Apriadi dan Esniwati merupakan pasangan suami isteri. Dari tangan keduanya diamankan barang bukti 100 butir ekstasi,” katanya.

Masih diungkapkannya, dari hasil penyelidikan yang dilakukan diketahui jika pasangan suami isteri ini sudah lama menjadi pengedar ekstasi di kawasan tempat tinggal tersangka.

“Memang setelah keduanya ditangkap mengakunya baru satu kali. Namun dari penyelidikan, keduanya sudah lama jadi pengedar. Dimana dalam mengedarkan ekstasi tersebut, tersangka Eddi Apriadi dibantu oleh isterinya Esniwati. Dari itulah keduanya kami tangkap dan diproses hukum,” tandasnya.

Sementara tersangka Eddi Apriadi mengungkapkan, jika dalam kasus ini isterinya Esniwati tidak tahu jika dirinya membawa ekstasi. Sebab saat ditangkap barang bukti ektasi berada padanya.

“Ketika ditangkap, saya sedang membawa sepeda motor membonceng isteri saya di kawasan Jakabaring. Isteri saya ini tidak tahu kalau saya membawa ekstasi, sebab saya tidak bilang kepadanya jika di saku celana saya ada ekstasi tersebut. Namun saat ditangkap, saya dan isteri saya dibawa ke Polda Sumsel dan diporses,” ungkapnya.

Dikatakannya, jika dirinya baru pertama kali membawa ekstasi ituuntuk diantarkan kepada pemesannya di kawasan Jakabaring.

“Kalau pemilik ekstasi itu saya tidak kenal, sebab kami bertemu di pinggir jalan. Lalu orang itu meminta saya mengantarkan ekstasi ke kawasan Jakabaring dengan janji akan memberikan saya upah. Tidak tahu berapa uang yang akan diberikan, sebab katanya uang akan diberikan jika ekstasi sudah diterima pemesannya. Dari itulah saya mau mengantarkannya dengan mengajak isteri saya. Tapi ketika sampai di lokasi, saya dan isteri ditangkap polisi,” tutupnya.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Slamet Widodo mengatakan, pemusnahan barang bukti narkoba yang dilakukan bertujuan dalam rangka melengkapi berkas perkara para tersangka.

“Semua barang bukti yang dimusnahkan ini diamankan dari enam tersangka yang ditangkap oleh jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel sepanjang bulan April 2018. Sebelum dimusnahkan, barang bukti tersebut lebih dulu diuji keasliannya oleh Tim Labfor Polda Sumsel,” tandasnya.

Diketahui, pemusnahan barang bukti narkoba tersebut disaksikan oleh pihak kejakasaan dan instansi terkait. Selain itu, para tersangka juga dihadirkan. Ribuan ekstasi dan sabu dimusnahkan dengan cara dicampur ditergen lalu diblander menjadi bubur. Setelah itu barang bukti dibuang ke dalam toilet yang berada di Mapolda Sumsel. (ded)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Kembalikan Kerugian Negara Tidak Hapus Pidana Terdakwa Dugaan Korupsi Lift BPKAD

Palembang, KoranSN Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang, Andi Andri Utama, Rabu (14/11/2018) mengungkapkan, salah ...

error: Content is protected !!