Sumsel Berpotensi Hujan Es



Kepala Unit Analisa dan Prakiraan Stasiun Meteorologi SMB II Palembang V. Sinta Andayani. (foto-dedy/koransn)

Palembang, KoranSN

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) SMB II Palembang memprediksi empat wilayah di Sumsel berpotensi terjadi hujan es saat masa pancaroba dari musim kemarau ke musim hujan, yang kini sedang terjadi. Demikian dikatakan Kepala Unit Analisa dan Prakiraan BMKG II Palembang, V Sinta Andayani, Kamis (24/9/2020).

Menurutnya, adapun empat daerah tersebut merupakan wilayah dataran tinggi di Sumsel, yakni; Pagaralam, Musi Rawas, Muratara dan Empat Lawang.

“Saat ini kan Sumsel telah masuk masa pancaroba makanya Pagaralam, Musi Rawas, Muratara dan Empat Lawang berpotensi terjadinya hujan es,” katanya.

Diungkapkannya, hujan es terjadi biasanya disertai dengan angin kencang seperti puting beliung. Oleh karena itu pihaknya menghimbau agar masyarakat dapat mewaspadainya.

Baca Juga :   4 Pejabat Ikuti Lelang Jabatan Asisten IV

“Hujan es ini terjadi karena awan yang mengandung air hujan terdapat kumpalan batu es. Oleh karena itu disaat hujan pada masa pancaroba terjadi untuk di daerah dataran tinggi kumpalan batu es yang turun tersebut belum sempat mencair menjadi hujan. Dari itulah wilayah dataran tinggi di Sumsel berpotensi terjadinya fenomena hujan es ini,” jelasnya.

Lebih jauh dikatakannya, selain itu pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat di Sumsel untuk mewaspadai potensi bencana hujan lebat disertai petir, angin kencang, dan angin puting beliung.

“Kami memprediksi di masa pencaroba ini hampir seluruh wilayah di Sumsel berpotensi terjadi bencana tersebut,” ujarnya.

Dilanjutkannya, dengan adanya potensi hujan lebat disertai petir dan angin puting beliung maka pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk menebang pohon rimbun dan tinggi serta rapuh, memperkuat atap rumah yang rapuh karena sangat mudah sekali terhempas oleh puting beliung.

Baca Juga :   248 Polisi di Sumsel Gunakan Narkoba

“Apabila melihat awan yang tiba-tiba gelap padahal sebelumnya cerah, sebaiknya untuk tidak mendekati daerah awan gelap tersebut. Kemudian cepatlah berlindung dalam ruangan yang kokoh, hindari berdiri di dekat pepohonan yang berpotensi roboh. Sebab, bencana puting beliung ini
sangat cepat sekali terjadi,” pungkasnya. (ded)

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Birokrasi OPD Disederhanakan

Palembang, KoranSN Pemkot Palembang melakukan sosialisasi dalam menindaklanjuti rapat koordinasi Kepala Bagian Organisasi seluruh Sumsel …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.