Sumsel Segera Miliki Pabrik Ban

High Level Meeting Rapat Koordinasi Wilayah Tim Pengendalian Inflasi Derah (RAKORWIL TPID) Provinsi Sumsel Tahun 2018 dan Paparan Perkembangan Perekonomian Sumsel di Arista Hotel Palembang, Selasa (30/10/2018). (foto-ferdinand/koransn.com)

Palembang,koranSN

Provinsi Sumsel segera memiliki pabrik ban, pembangunan pabrik ban tersebut agar petani karet makin bergairah sekaligus mendongkrak harga karet di tingkat petani. Pernyataan tersebut diungkapkan Gubernur Sumsel, Herman Deru (HD) saat menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi dan Kabupaten se-Sumsel dan Diseminasi Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional (KEKR) Sumsel gelaran Bank Indonesia (BI) Sumsel di Arista Hotel, Senin (30/10/2018).

“Saya akan inisiasi ini, mudah-mudahan sebelum akhir tahun groundbreaking nya bisa kita lakukan. Kita bangun industri ini kecil dulu biar petani punya pilihan,” ujar Mantan Bupati OKU Timur dua periode ini.
Menurutnya, pembangunan pabrik ban perlu dilakukan terkait orientasi ekspor industri yang diarahkan presiden. Sumsel dapat merangsang keberadaan industri hilir dari produk karet yang berlimpah.

“50% karet yang ada di Indonesia ini semuanya di Sumsel tapi itu dia, industri hilirnya tidak ada. harusnya ini digerakkan agar spirit petani karet tidak goyah,” jelas HD Sementara itu terkait dengan keberadaan TPID menurutnya, harus mendapat perhatian lebih mengingat perannya yang sangat penting. Sesuai arahan Presiden RI, pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota diminta membentuk TPID agar dapat melakukan pengambilan tindakan yang cepat dan tepat dalam hal pengendalian inflasi daerah.

Baca Juga :   Makan Malam Romantis di The 1O1

“Disini perlu peran aktif kepala daerah selaku ketua TPID di daerah,” jelas HD.

Mengacu dari data BPS terang HD, tingkat inflasi Sumsel cenderung mengalami penurunan. Bahkan sejak dibentuknya TPID Provinsi Sumsel kondisi tingkat inflasi cenderung turun, terjaga, rendah dan stabil. Rendahnya tingkat inflasi ini diharapkan semakin mendukung terciptanya pertumbuhan ekonomi daerah yang baik dan berkelanjutan.

Sesuai arahan presiden, menurut HD ada beberapa kebijakan yang harus dilakukan dalam rangka pengendalian inflasi ke depan. Di antaranya menteri dan kepala daerah harus mendorong efektivitas pemanfaatan APBD melalui percepatan realisasi dan melakukan intervensi stabilitas harga.

Kemudian untuk mengatasi defisit neraca pembayaran nasional, menteri dan kepala daerah harus mempermudah dan membuka investasi sebesar-besarnya kepada industri yang berorientasi ekspor industri yang memproduksi barang substansi impor, serta untuk pariwisata.

“TPID ini memang baru mencuat sejak debat pilkada dan saya yakin ingin penting makanya saya hadir. Mestinya rapat ini diikuti semua kepala daerah yang baru dilantik. Biar mereka tahu pentingnya TPID di daerah, ” jelas HD.

Dikatakan HD, pengendalian inflasi juga perlu peran kepala daerah untuk lebih memperhatikan sisi pasokan pangan, distribusi, ketersediaan infrastruktur dan hal-hal yang bersifat struktural seperti penurunan biaya operasional.

Baca Juga :   Malaysia Travel Fair Tawarkan Harga Spesial

Kemudian kepala daerah juga harus menjalin komunikasi antar daerah dan mendorong perdagangan antar daerah. Dimana kepala daerah yang daerahnya mengalami surplus komoditi pangan harus memberikan pasokan ke daerah yang defisit.

Demikian halnya jajaran Kepolisian RI harus turut andil dalam menjaga mekanisme pasar. Penimbunan batang khususnya bahan pangan harus disikapi aparat dengan bijak agar tidak mengganggu mekanisme pasar.

“Disini saya mengajak agar kepala daerah menciptakan sesuatu yang mendorong semangat petani. Contoh sewaktu saya serap beras petani dan bagikan ke PNS dan honorer dan mereka menerima itu. Tujuannya bukan memberikan beras ini pada aparatur tapi beri semangat mereka kalau pemerintah perhatian pada petani. Sehingga spirit mereka terjaga karena mereka diperhatikan pemerintah,” beber HD.

Sementara itu Kepala Perwakilan BI Sumsel Hari Widodo mengatakan, Rakorwil akan fokus membahas perkembangan ekonomi dan inflasi di Sumsel dan agenda TPID Sumsel. (ima)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Teten Masduki Sebut Koperasi di NTT Terbaik di Indonesia

Kupang, KoranSN Menteri Koperasi dan usaha kecil menengah (UKM) Teten Masduki mengatakan bahwa perkembangan koperasi …