Selasa , Oktober 23 2018
Home / Kota Musi / Sumsel Sepakat Pemilu Damai

Sumsel Sepakat Pemilu Damai

KPU Sumsel bersama calon anggota DPRD Sumsel dan DPD RI Dapil Sumsel melakukan deklarasi Pemilu damai di Kambang Iwak Palembang, Minggu (23/9). Deklarasi Pemilu damai itu ditandai arak arakan karnaval jalan kaki dengan memakai baju adat dari Kambang Iwak menuju Gedung DPRD Sumsel.

KPU Sumsel bersama calon anggota DPRD Sumsel dan DPD RI Dapil Sumsel melakukan deklarasi Pemilu damai di Kambang Iwak Palembang, Minggu (23/9/2018). (foto-ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Partai politik (parpol), calon legislatif (Caleg) dan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Sumsel sepakat untuk melaksanakan pemilu 2019 yang damai, tanpa hoax, SARA dan politik uang. Ini tertuang dalam deklarasi damai yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel, bertempat di pelataran Kambang Iwak (KI) Palembang, Minggu (23/9/2018).

Ketua KPU Sumsel Aspahani dalam sambutanya mengatakan, deklarasi damai ini memuat tiga pesan penting yang harus dilakukan peserta pemilu, yakni menolak berita bohong atau hoax, kemudian menolak politisasi SARA dan menolak politik uang.

“Kita menolak berita bohong atau hoax, karena berita itu merupakan berita fitnah yang membawa pada permusuhan dan sengketa,” ungkapnya.

“Kita juga menolak politisasi SARA dan politik uang. Kita tahu masyarakat pemilih masih belum memiliki kekuatan ekonomi, tentu mereka dapat terpedaya dengna politisasi uang, tapi sebagai orang yang beragama upaya yang sifatnya sogok menyogok, yakinlah itu akan runtuh,” ungkap Aspahani lagi.

Baca Juga :   Pangdam II/SWJ Bersama FKPD Provinsi Sumsel Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI

Dikatakan Aspahani, deklarasi damai ini juga menandakan dimulainya masa kampanye bagi para Caleg dan calon anggota DPD RI hingga H-3 pencoblosan.

“Semuanya kembali ke rakyat. Suara rakyat yang menentukan, baik itu di Pilpres maupun di Pileg,” ujarnya.

Usai deklarasi damai ini, dilakukan pelepasan 17 ekor burung merpati sebagai lambang pelaksanaan pemilu di tanggal 17 April 2019. Selanjutnya karnaval yang diikuti anggota parpol peserta pemilu, perwakilan Caleg dan DPD. Karnaval start dari Kambang Iwak dan berakhir di halaman DPRD Sumsel.

Sementara Ketua Bawaslu Sumsel Junaidi menyatakan, pihaknya siap melakukan pengawasan pada Pemilu 2019 ini. Ia mengimbai, semua parpol untuk mengikuti aturan yang berlaku.

“Tugas Bawaslu adalah mencegah, mengawasi dan menindak. Dan untuk pengawasan politik uang, kita akan lakukan patroli pengawasan, kemudian untuk mengantisipasi berita hoax yang biasanya bertebaran di Medsos, kita akan awasi juga meski personil kita terbatas,” ujarnya.

Baca Juga :   Jokowi Naik Helikopter ke Muba

“Mulai hari ini, kita akan awasi semua bentuk kampanye, mulai dari pertemuan terbatas, pemasangan APK, dan pemasangan bahan kampanye, semua akan kita awasi,” tambah Junaidi.

Ketua DPW PPP Sumsel Agus Sutikno menilai, deklarasi damai ini penting dilakukan, untuk memberi penjelasan ke masyarakat bahwa baik penyelenggara pemilu maupun peserta pemilu mempunyai niat dan tekad bahwa pemilu kedepan harus berkualitas.

“Saya garis bawahi, bahwa hoax, politik uang dan SARA, money politik itu menjadi bagian yang untuk kedepan harus diantisipasi,” ujarnya.

Dikatakannya, peserta pemilu merupakan kontestan, sementara KPU disebut juri atau wasit, maka yang penting itu juri atau wasitnya, harus tegas. “Insyaallah kalau itu diterapkan, pemilu kedepan akan semakin berkualitas dan bermartabat,” pungkasnya.

Sedangkan Calon Anggota DPD RI, Siska Marleni mengatakan, strategi yang dilakukan oleh Caleg DPRD maupun DPD, muaranya sama yakni mendapat suara rakyat.

“Apa yang dilakukan calon legislatif dan DPD, saya rasa strateginya tidak jauh berbeda, intinya bagaimana mendapatkan suara rakyat,” pungkasnya. (awj)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Gubernur, Wagub dan Kapolda Sumsel Ikut Jalan Sehat Bersama Ribuan Warga Palembang (FOTO)

Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel Herman Deru – Mawardi Yahya, kapolda Sumsel Zulkarnain Adinegara ikut ...

error: Content is protected !!