Selasa , September 25 2018
Home / Gema Sriwijaya / Empat Lawang / Sungai Nakau Empat Lawang Meluap, 7 Rumah Terendam Banjir

Sungai Nakau Empat Lawang Meluap, 7 Rumah Terendam Banjir

Luapan Sungai Nakau yang mengenangi jalan (Foto-foto/Istimewa)

Empat Lawang, KoranSN

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Empat Lawang khusunya di wilayah Kecamatan Pendopo, Jumat Siang (23/2/2018) pukul 14.30 WIB menyebabkan Sungai Air Nakau meluap hingga menyebabkan tujuan rumah warga di Desa Gunung Meraksa Baru terendam banjir.

Selain air masuk ke rumah warga, banjir juga merendam bantaran sungai serta Jalan Lintas Provinsi Pagaralam-Bengku dengan ketinggian air mencapai satu meter.

Sebagian warga yang rumahnya berlantai satu terpaksa mengungsi ke rumah tetangga sambil menunggu surutnya luapan air. Sementara perabot rumah tangga diletakkan di bagian yang lebih tinggi seperti di atas plafon rumah. Namun bagi warga yang memiliki rumah panggung atau dua lantai masih tetap tinggal di rumah mereka.

Sedangkan banjir yang merendam Jalan Lintas Provinsi penghubung Pagaralam-Bengkulu, cukup mengganggu arus lalu lintas pengendara yang melewati jalan tersebut. Luapan air ini juga lantaran, kecilnya dua buah gorong-gorong yang ada di bawah badan jalan, sehingga tidak mampu mengalirkan seluruh debit air yang cukup besar.

Baca Juga :   Raih Stand Terbaik se-Indonesia, Bupati Angkat Topi dengan Dekranasda PALI

Salah seorang korban banjir, Suit mengatakan, rumah warga yang berada di sekitaran bantaran sungai, tepatnya berada di hulu gorong-gorong seringkali terendam banjir apabila hujan deras. Bencana ini mulai terjadi semenjak dibangunnya gorong-gorong yang ukurannya kecil hingga bila debit air meninggi, air meluap dan merendam perumahan.

Tampak seorang warga saat melintasi jalan yang tergenang air akibat Luapan Sungai Nakau.

“Dulunya, tidak pernah banjir, namun semenjak dibangunnya gorong-gorong, Air Nakau ini seringkali meluap. Ya, gorong-gorong yang pasang kecil, sehingga tak mampu mengalirkan air, kendati hujan lebat sebentar saja,” ujarnya.

Dikatakannya, seringnya banjir membuat warga khawatir dan resah. Mereka, terkadang merasa panik menyelamatkan perabotan yang ada bila air mulai masuk ke rumah. Karena itu, kondisi ini perlu perhatian dari instansi terkait. Pemerintah meski mengambil langkah untuk mengatasi banjir, jangan sampai warga selalu menjadi korban bahkan banjir akan lebih besar lagi, hingga membahayakan keselamatan warga.

“Kami sangat mengeluhkan dengan kondisi seperti ini. Hendaknya pemerintah ataupun instansi terkait, mengambil langkah untuk mengatasi banjir ini,” harapnya.

Baca Juga :   Hasil Patroli Api, Temukan Warga Bakar Lahan

Sementara itu, Kades Gunung Beraksa Baru, Amrullah Harim, mengatakan, hingga pukul 18.30 WIB, banjir masih merendam rumah warga dan kondisinya belum ada penyusutan. Kendati ketinggian air mencapai 1 meter, tidak ada korban jiwa ataupun rumah warga yang hanyut. Untuk saat ini, warga yang rumahnya rumah rendah, terpaksa mengungsi ke rumah tetangga yang tempatnya lebih tinggi.

“Sekarang masih banjir, air belum menyusut, karena masih hujan. Warga yang rumahnya terendam untuk sementara waktu mengungsi dengan tetangga atau sanak keluarganya,” ungkapnya.

Diterangkannya, biasanya air mulai menyusut setelah beberapa jam hujan redah.

Diakuinya, seringnya terjadi banjir, setelah dibangunnya gorong-gorong yang dibangun dengan ukuran yang lebih kecil daripada gorong-gorong lama. Akibatnya, bila debit air tinggi, gorong-gorong tak mampu mengalirkan arus air sepenuhnya, sehingga air meluap ke sekitarnya merendam perumahan warga dan badan jalan. Untuk kerugian saat ini belum bisa dipasatikan dan tidak ada korban jiwa.

“Ya, air menyusut 3-4 jam setelah hujan berhenti. Kalau dulunya tidak pernah banjir, namun setelah dibangunnya gorong-gorong yang ukurannya lebih kecil, banjir sering terjadi,” jelasnya. (foy)

Luapan Sungai Nakau yang mengenangi rumah warga.
Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kabupaten Lahat Periode 2019-2024

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Polres Prabumulih Ajak Sukseskan Pemilu 2019 dan Jauhi Narkoba

Prabumulih KoranSN Ajakan dan himbauan menyukseskan Pemilihan Umum Pemilihan Presiden (Pilpres) pada April 2019 kini ...

error: Content is protected !!