Tak Efektif, BNK Palembang Hanya Jadi Beban APBD

Antoni Yuzar.
Antoni Yuzar.

Palembang, KoranSN

DPRD Kota Palembang menilai kinerja Badan Narkotika Kota (BNK) Palembang, masih kurang efektif dan hanya menjadi beban bagi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Mereka menuntut BNK segera menjadi Badan Narkotika Nasional (BNNK) Palembang.

Hal ini disampaikan langsung oleh anggota DPRD Kota Palembang, Antoni Yuzar, Kamis (8/9/2016).

Menurut Antoni, sejauh ini BNK hanya sekedar melakukan sosialisasi-sosialisasi saja kepada masyarakat, tanpa ada gerakan yang nyata sesuai dengan fungsi BNK itu sendiri.

“Bayangkan anggaran yang disiapkan untuk BNK sebesar Rp 1,4 miliar pertahun. Tapi, fungsinya tidak ada. Ibaratnya, BNK ini bagai ompong. Karena BNK hanya bisa melakukan sosialisasi, tidak bisa menindak dan melakukan penyidikan langsung,” terangnya.

Antoni menjelaskan, untuk itu, pihaknya menginginkan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang segera menggantikan BNK Palembang menjadi, Badan Narkotika Nasional (BNNK) Palembang.

“Di bidang ini, Palembang sudah sangat tertinggal dibandingkan dengan kota-kota lainnya di Indonesia, dimana mayoritas Kota di Indonesia sudah menjadi BNNK yang di bawahi langsung oleh BNN pusat. Sehingga fungsi dari lembaga tersebut dapat lebih terkontrol karena langsung dari pusat, agar fungsi dan kewenangannya jadi lebih tinggi lagi,” jelasnya.

Baca Juga :   Parkir Liar Termasuk Pidana Pemerasan

Dia menerangkan, jika BNK sudah resmi menjadi BNNK nanti, daerah tempat berdirinya BNNK tersebut tidak perlu lagi menyiapkan anggaran. Dengan kata lain, BNNK tidak perlu mendapatkan APBD Karena anggarannya langsung disiapkan oleh BNN pusat.

“Sedangkan untuk syarat memiliki BNNK ini sendiri tidaklah sulit, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang hanya perlu menyiapkan lahan sekitar 1000 meter persegi. Sementara untuk pembiayaan pembangunan gedung nantinya akan ditanggung semua oleh BNN pusat,” tuturnya.

Terpisah, Kepala BNK Palembang, Ismail Ishak mengakui, pihaknya memang sudah mempersiapkan semua administrasi terkait peningkatan BNK menjadi BNNK. Sementara untuk lahan, saat ini bagian agraria dan aset daerah Kota Palembang tengah melakukan pendataan.

Baca Juga :   5 Daerah Rawan Banjir Bandang, BPBD Imbau Intensifkan Koordinasi

“Untuk peningkatan BNK menjadi BNNK sudah ada perintah dari BNN pusat. Mengenai lahan, sedang dipersiapkan, bagian agraria tengah mencari lahan milik Pemkot Palembang yang kosong,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga sangat mendukung usulan tersebut. Sebab selama ini kewenangan pihaknya terbatas yakni hanya sebatas sosialisasi dan melakukan tes urine bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Kami juga tidak bisa melakukan rehabilitasi. Kecuali ada pengajuan dari masyarakat untuk direhab, kami juga akan lakukan koordinasi dengan BNNP Sumsel. Kita harapkan, dengan adanya peningkatan ini nanti, fungsi dari BNNK dapat lebih maksimal,” tandasnya. (tya)

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Gubernur Herman Deru Tetapkan Wisma Atlet Jadi ODP Center

Palembang, KoranSN Untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 atau Corona yang kian masif, Gubernur Sumsel H Herman …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.