Tak Hadiri Panggilan Saksi Dugaan Korupsi RSUD OKUT, Dokter Dora Dijemput Paksa di Tangerang

tampak juga petugas saat akan membawa dr Dora Djunita Pohan ke ruangan pemeriksaan di lantai enam. (foto-ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Mantan Plt Direktur RSUD OKU Timur (OKUT), dr Dora Djunita Pohan, Rabu sore (21/3/2018) dijemput paksa tim Kejagung RI bersama Kejati Sumsel di Tangerang.

dr Dora diamankan saat sedang berada di salah satu mall di Tangerang. Penangkapan tersebut dilakukan setelah dr Dora dua kali tidak menghadiri panggilan jaksa penyidik Kejati Sumsel untuk dilakukan pemeriksaan sebagai saksi terkait dugaan korupsi yang terjadi di RSUD OKU Timur.

Usai diamankan di Tangerang, Kamis (22/3/2018) dr Dora Djunita Pohan diterbangkan ke Palembang untuk dilakukan pemeriksaan di Kejati Sumsel.

Pantauan di lapangan, sekitar pukul 17.00 WIB dr Dora tiba di gedung Kejati Sumsel. Saat memasuki gedung Kejati Sumsel, dr Dora bersembunyi di belakang petugas yang melakukan pengawalan. Bahkan untuk menghindari kamera sejumlah wartawan, dr Dora menutupi wajahnya dengan jilbab yang dikenakannya.

Baca Juga :   KPK Panggil Mantan Anggota DPR RI Chandra Tirta Saksi Kasus PT DI

Kemudian dengan langkah cepat dan dikawal petugas, dr Dora langsung naik lift menuju ruang pemeriksaan yang berada di lantai enam gedung Kejati Sumsel. Sementara sekitar pukul 20.00 WIB, tampak mobil tahanan terparkir di depan Gedung Kejati Sumsel, akan tetapi hingga pukul 01.00 WIB dini hari dr Dora juga tak kunjung keluar dari ruang pemeriksaan.

Asisten Intel Kejati Sumsel, Deddy Suwardy mengatakan, mantan Plt Direktur RSUD OKU Timur, dr Dora Djunita Pohan ditangkap di Tangerang lantaran yang bersangkutan sudah dua kali tidak memenuhi panggilan dari jaksa penyidik. Untuk itulah pihaknya melakukan pemanggilan disertai penjemputan paksa.

“Awalnya, dr Dora Djunita Pohan ini dipanggil untuk menjadi saksi dalam dugaan kasus korupsi di RSUD OKU Timur. Akan tetapi setiap dipanggil yang bersangkutan tak kunjung hadir, sehingga kami melakukan penjemputan paksa kemudian membawanya ke Kejati Sumsel guna dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Baca Juga :   2 Buronan Perampokan dan Pembunuhan Sadis di Salon Ditangkap

Dijelaskannya, akibat dugaan kasus korupsi di RSUD OKU Timur tersebut menimbulkan kerugian negara.

“Penyelidikan dugaan kasus ini di tangani Kejati Sumsel makanya yang bersangkutan kami bawa ke Palembang untuk dilakukan pemeriksaan di Kejati Sumsel,” tandasnya.

Sedangkan Kasi Penkum dan Humas Kejati Sumsel, Hotma Hutadjulu membenarkan adanya pemeriksaan Mantan Plt Direktur RSUD OKU Timur, dr Dora Djunita Pohan di Kejati Sumsel.

“Benar ada pemeriksaan tersebut, yang bersangkutan diamankan di Tangerang kemudian dibawa ke Kejati Sumsel untuk diperiksa,” ujarnya. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Dalami Arahan Khusus Juliari Dalam Pengadaan Bansos di Jabodetabek

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami adanya arahan khusus dari tersangka mantan Menteri Sosial …