Tak Lulus Tes, Bakal Calon Wabup MURA Tempuh Jalur Hukum

ngadi

Palembang, SN
Ngadi yang merupakan anggota DPRD Musirawas dan juga salahsatu bakal calon (balon) Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Musirawas pada Pilkada 2015, Senin (10/8) melaporkan tim dokter RSMH Palembang ke Polresta Palembang.

Hal itu dikarenakan, hasil tes kesehatannya yang dikeluarkan tim dokter diduga tidak melulusakannya saat ia mengkuti tes kesehatan balon Wabup Musirawas.

Oleh aparat kepolisian laporan Ngadi diterima dengan No LP/B-1745/VIII/2015/Sumsel/ Resta.

Saat dikonfirmasi Ngadi menuturkan, surat yang dikeluarkan tim dokter tersebut tidak wajar, karena surat yang diterimanya  tertulis 30 Agustus 2015. Namun, ia sudah menerima surat hasil tes pada tanggal 10 Agustus kemarin.

” Mana mungkin suratnya keluar duluan. Semestinya dikeluarkan minimal pada tanggal 29 Agustus 2015 nanti ,” kata Ngadi.

Baca Juga :   Eksekutor Pembunuh Sofyan Divonis 10 Tahun Penjara

Selain itu, lanjut Ngadi, kejanggalan lain dari tes itupun yakni pihak dari tim dokter pemeriksa calon bupati dan wakil bupati langsung mengeluarkan pernyataan tidak layak atas dirinya untuk mencalonkan sebagai Wakil Bupati Musirawas.

“Semestinya KPU yang mengeluarkan layak atau tidak. Bukan dokter, tugas dokter itukan cuma memeriksa,” ujarnya.

Kejanggalan dari hasil tes itupun sempat di komunikasikannya kepada ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumatera Selatan. Namun, anggotan Dewan ini tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan.

“Saya disuruh tes ulang, dengan meminta surat rekomendasi dari KPU. Akan tetapi, KPU tidak mau mengeluarkan surat tersebut. Saya sangat dirugikan,” katanya.

Masih dikatakannya, selama dua periode menjabat sebagai anggota dewan sampai saat ini, ia merasa tidak pernah menderita sakit apapun.

Baca Juga :   Joko Siswanto Pimpin Universitas Taman Siswa

“Selama 6 tahun sebagai anggota Dewan. Asuransipun belum saya gunakan. Bagaimana dinyatakan tidak sehat,” ungkap ngadi.

Untuk hal ini, ia menjelaskan, selain menempuh jalur hukum ia juga akan membawa kasus dugaan tersebut ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Palembang.

“Tim pengacara saya nanti yang akan membawa kasus dugaan  ini ke PTUN. Saya minta keadilan,” singkatnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Kejati Sumsel Teliti 4 Kardus Dokumen Barang Bukti Dugaan Korupsi Penjualan Gas PT PDPDE

Palembang, KoranSN Kasi Penkum Kejati Sumsel, Khaidirman, Kamis (3/12/2020) mengatakan, pasca penggeledahan di kantor dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.