Takut Ditembak Mati, Buronan Perampokan Toko Emas Cahaya Murni Muba Menyerahakan Diri

Tersangka Ali Fikri alias Aput (baju tahanan) saat diamankan di Polda Sumsel. (foto-dedy/koransn)

Palembang, KoranSN

Ali Fikri alias Aput (45), warga Jalan Penyadingan Kecamatan Tanjung Raja  Ogan Ilir, salah satu pelaku kasus perampokan Toko Emas Cahaya Murni di Muba yang selama ini menjadi buronan, Jumat (3/4/2020) menyerahakan diri ke Polda Sumsel.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Suryadi didampingi Kanit III Kompol Zainuri mengatakan, tersangka sebelumnya menjadi buronan yang terus dilakukan pengejaran oleh pihaknya. Hingga akhirnya tersangka menyerahakan diri lantaran takut ditembak mati.

“Dengan telah menyerahkan dirinya tersangka, kini masih ada pelaku lainnya yang masih buron. Untuk itu kami himbau agar mereka menyerahakan diri, atau kalau tidak kami tindak tegas,” ungkapnya.

Sementara tersangka Ali Fikri alias Aput mengatakan, selama menjadi buronan dirinya kabur ke Bengkulu dan Prabumulih hingga akhirnya dirinya menyerahakan diri lantaran takut ditembak mati oleh petugas.

Baca Juga :   Driver Taksi Online Dibegal di Sukarami

“Saat merampok saya berperan mengancam korban dengan senjata api. Hasil dari merampok emas di toko tersebut saya mendapat bagian uang Rp 3 juta,” ujar tersangka.

Diberitakan sebelumya, M Ali (50), warga Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir dan Pendi (49), warga Gandus Palembang yang merupakan perampok Toko Emas Cahaya Murni di Pasar Sungai Lilin Muba tewas ditembak mati petugas kepolisian.

Tewasnya kedua tersangka, setelah terlibat baku tembak saat ditangkap oleh Tim Gabungan dari Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel dan Sat Reskrim Polres Muba.

Kedua tersangka tewas, usai baku tembak saat ditangkap oleh Tim Gabungan dari Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel dan Sat Reskrim Polres Muba.

Saat itu petugas juga berhasil menangkap satu pelaku lainnya dalam kondisi hidup. Adapun pelakunya yakni M Nasir (42), warga Desa Pulau Raman Tanjung Raja Selatan Ogan Ilir. Namun pelaku M Nasir terpaksa dilumpuhkan kakinya lantaran melawan petugas dengan senjata tajam saat penangkapan dilakukan.

Baca Juga :   Hati-Hati Melintas di Musi II, Begal Berkeliaran

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Kombes Pol Hisar Siallagan didampingi Kasubdit Jatanras Kompol Suryadi, Kanit V Kompol Zainuri dan Kasat Reskrim Polres Muba AKP Deli Haris, Sabtu (28/3/2020) mengatakan, para tersangka merupakan pelaku yang melakukan perampokan di Toko Emas Cahaya Murni di Pasar Sungai Lilin Muba pada Kamis (26/3/2020) sekitar pukul 12.15 WIB.

“Ditangkapnya ketiga tersangka bermula saat petugas yang melakukan penyelidikan, Jumat malam (27/3/2020) mengetahui keberadaan pelaku M Ali dan Pendi (keduanya tewas tertembak) serta M Nasir di Jalan Palembang-Prabumulih hingga tim melakukan penyergapan,” katanya saat menggelar rilis di kamar mayat Rumah Sakit Bayangkara Palembang, belum lama ini. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Tersangka Penyuap Wali Kota Cimahi Nonaktif Segera Disidang

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan barang bukti dan tersangka Komisaris Rumah Sakit Umum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.