‘Talking With Alumni’ HME Unsri Sukses Digelar

Suasana saat kegiatan 'Talking With Alumni' HME Unsri di Gedung FT Unsri Palembang. (Foto-Ist)
Suasana saat kegiatan ‘Talking With Alumni’ HME Unsri di Gedung FT Unsri Palembang. (Foto-Ist)

Palembang, KoranSN

Himpunan Mahasiswa Elektro (HME) Universitas Sriwijaya (Unsri), Kamis (6/10/2016) menggelar pertemuan dengan alumni dengan tema ‘Talking With Alumni’. Kegiatan yang dihadiri puluhan alumni ini berlangsung sukses dengan dibukan oleh Azmin Aulia sebagai ketua pelaksana, M. Egi Kurnia Sandi sebagai ketua umum HME, Hengky Witarsa, ST yang mewakili alumni ), serta Ibu Sri selaku sekretaris jurusan.

M. Egi Kurnia Sandi sebagai ketua umum HME mengatakan, dengan diadakannya kegiatan ‘Talking With Alumni’ ini maka hubungan antara mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Unsri dan alumni dapat terjalin dengan baik, serta dapat meningkatkan silahturahmi kedepannya.

“Ini merupakan titik awal dalam menjalin silahturahmi antara mahasiswa dan alumni,” katanya. Sementara itu, Adios Purnama ST salah satu Alumi Jurusan Teknik Elektro Unsri mengatakan, setiap mahasiswa itu harus perlu menemukan skill dan will dalam diri mereka agar dapat bersaing dan mendapatkan pekerjaan yang sesuai di dunia kerja. Menurutnya, HME ini sangat baik karena dengan ikatan alumni ini dapat menarik ke perusahaan dengan membuka setiap informasi.

Baca Juga :   Beberapa Bahan Pokok Naik, Pedagang Takut Kehabisan Stok

“Karena itu, dari awal kuliah kita harus mempunyai paling kedepan dan ingin menjadi apa serta dengan didukung adanya ikatan ini maka dapat membantu planning kita,” katanya.

Selain itu, Muhammad Izman Herdiansyah, ST, MM, PhD yang juga alumni Jurusan Teknik Elektro Unsri menambahkan, dengan berorganisasi maka dapat melatih untuk berinteraksi dengan orang lain serta dapat membentuk personality setiap mahasiswa. “Nah ini sangat dibutuhkan dalam dunia kerja. Karena itu, memang dari dulu saya senang berorganisasi mengingat banyak manfaatnya,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Hengky Witarsa, ST. Menurutnya, Indeks Prestasi Komulatif (IPK) yang tinggi tidak menjamin dalam dunia kerja jika tidak memiliki kualifikasi diri yang dibutuhkan orang di dunia kerja. Karena itu, setiap mahasiswa perlu menemukan brand image diri sendiri untuk terjun ke dunia kerja.

Baca Juga :   Unsri Jaring Balon Rektor

“Nah brand image inilah yang merupakan inti dari kehidupan dan merupakan sejarah diri kita,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Idham Mashar, ST, MM menambahkan, ilmu yang didapatkan dibangku perkuliahan itu kalau bisa tidak hanya membentuk sebagai seorang engineer melainkan juga sebagai entrepreneur, karena tidak selalu pekerjaan itu menjadi seorang pegawai. “Bisa juga menjadi pedagang, karena sejatinya pedagang itu adalah pekerjaan yang paling mulia,” tandasnya. (wik)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Decky Canser

Avatar

Lihat Juga

TP PKK Sumsel Sinergikan Program Kerja Tahun 2021

Palembang, KoranSN Meskipun pandemi Covid-19 masih terjadi dan mempengaruhi seluruh lini kehidupan, tak terkecuali kegiatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.