Home / Gema Sriwijaya / Banyuasin / Taman Kota Betung Kian Tak Terawat

Taman Kota Betung Kian Tak Terawat

Ilustrasi. (foto-net)

Banyuasin, KoranSN

Taman Kota Betung (TKB) yang berada di Pusat kota Betung jalur lintas Simpang Tiga arah palembang-Jambi dan Palembang-Sekayu di Kelurahan Betung kecamatan Betung, kini mulai dikeluhkan banyak pengunjung. Pasalnya, TKB yang merupakan icon yang paling dibanggakan oleh warga Betung ini, sekarang sudah tidak terawat, selain banyak kembang di taman yang rusak, sampah juga terlihat dibiarkan berserakan di taman kota ini.

Pengamatan wartawan SN, Minggu (7/1/2018), kondisi TKB memang terkesan tak terawat. Tidak tampak petugas khusus yang merawat taman, dampaknya taman yang awalnya bersih dan indah, kini jadi tempat tumpukan sampah dan bahkan pada salah satu bagian taman, terlihat becek dan berlumpur, serta selalu digenangi air.

“Taman ini makin lama makin jorok dan kian menjijikkan, sampah sudah mulai terlihat berserakan dimana-mana, bahkan sekarang taman kota sudah menjadi tongkrongan kelompok anak punk dan dihuni oleh kodok, sebab pada salah satu bagian taman, selalu ada air yang tergenang, sehingga terlihat becek dan berlumpur serta dihuni, bahkan rumput yang ada di taman ini tingginya sudah melebihi bunga taman yang sudah banyak rusak,” keluh Leni (34), salah seorang pengunjung taman.

Dari itulah Leni berharap, agar Pemkab Banyuasin dapat segera menugaskan petugas khusus untuk merawat dan menjaga taman kota Betung ini agar tetap bersih dan indah dipandang mata.

“Taman ini sudah lama dibuat, tapi anehnya pemerintah seolah tutup mata, hingga saat ini, belum juga ada petugas yang ditempatkan untuk merawat taman ini,” tukasnya.

Demikian juga diungkapkan oleh Mahmud (56), pengunjung taman yang lainnya. Dia mengatakan, pemerintah mestinya dapat menempatkan petugas khusus untuk menjaga dan merawat taman ini, karena taman tersebut merupakan icon yang paling dibanggakan di kota Betung dan berada di jalan negara lintas kota dalam sumatera dan yang selalu ramai dilihat oleh pengguna jalan yang melintas.

“Pemerintah seakan tidak peduli dengan perawatan taman kota Betung ini, karena hingga saat ini, belum juga ada petugas khusus yang ditugaskan untuk merawat taman ini, jadi percuma saja dibangun,” ujarnya.

Selain itu kata Mahmud, masih banyak fasilitas yang perlu ditambah pada taman kota Betung ini, mulai dari tempat sampah yang masih kurang, juga belum adanya toilet untuk umum di sekitar taman tersebut.

“Jika Pemerintah yang berwenang tak perduli dengan kondisi taman kota Betung ini secara langsung kelokasi taman dan mendengarkan langsung keluhan dari pengunjung taman, maka tak akan dapat mengetahui apa saja yang menjadi harapan dari pengunjung taman yang mayoritas adalah warga kecamatan Betung ini,” tambahnya.

Hal yang sama juga disampaikan Waluyo (57) warga setempat mengatakan, taman kota Betung ini hingga sekarang belum juga ada petugas khusus untuk menjaga dan merawat taman, maka lambat laun taman kota Betung ini akan menjadi tempat sampah.

“Selain masalah sampah, pemerintah juga diharapkan agar dapat menambah lagi lampu sorot di sekitar taman, karena lampu yang ada, masih belum mampu menerangi seluruh bagian taman,” katanya.

Sementara Kadiskominfo Erwin Ibrahim saat dikonfirmasi mengatakan bahwa Taman Kota Betung ini dibangun dan dipelihara Kementerian PU melalui Balai Besar Jalan dan Jembatan.

“Jadi pemeliharaan merupakan tanggung jawab kementerian, nanti kita ingatkan kepada kementerian PU untuk memperbaiki dan memelihara,” pungkasnya. (sir)

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Sekda Janji Laporkan PNS OKI Bolos ke Menpan RI

Kayuagung, KoranSN Usai mendapat libur Idul Fitri selama 11 hari, para Aparatur Sipil Negara (ASN) ...

error: Content is protected !!